AWITOTO AWITOTO RAJABANDOT RAJABANDOT

Rabu, 28 Januari 2026

cerita sex birahi seorang wanita xidu terbaru

   


Ngeseks Dengan Om Demi Menjadikan Namaku Terkenal

Aku, seorang model Junior, diperkenalkan oleh temanku pada seorang fotografer ternama supaya aku bisa diorbitkan menjadi model terkenal.

Temanku ngasi tau bahwa om Andi, demikian dia biasanya dipanggil, doyan daun muda. Bagiku gak masalah, asal benar2 dia bisa mendongkrak ratingku sehingga menjadi ternama.

Om Andi membuat janjian untuk sesi pemotretan di vilanya di daerah Puncak. Pagi2 sekali, pada hari yang telah ditentukan, om andi menjemputku. Bersama dia ikut juga asistennya, Joko, seorang anak muda yang cukup ganteng, kira2 seumuran denganku. Tugas Joko adalah membantu om Andi pada sesi pemotretan.

Mempersiapkan peralatan, pencahayaan, sampe pakaian yang akan dikenakan model. Om Andi sangat profesional mengatur pemotretan, mula2 dengan pakaian santai yang seksi, yang menonjolkan lekuk liku tubuhku yang memang bahenol. Pemotretan dilakukan di luar.

Bajunya dengan potongan dada yang rendah, sehingga toketku yang besar montok seakan2 mau meloncat keluar. Joko terlihat menelan air liurnya melihat toketku yang montok.

Pasti dia ngaceng keras, karena kulihat di selangkangan jins nya menggembung. Aku hanya membayangkan berapa besar kontolnya, itu membuat aku jadi blingsatan sendiri.filmbokepjepang.com

Setelah itu, om Andi mengajakku melihat hasil pemotretan di laptopnya, dia memberiku arahan bagaimana berpose seindah mungkin. Kemudian sesi ke 2, dia minta aku mengenakan lingeri yang juga seksi, minim dan tipis, sehingga aku seakan2 telanjang saja mengenakannya. Pentil dan jembutku yang lebat membayang di kain lingerie yang tipis.

Jokopun kayanya gak bisa konsentrasi melihat tubuhku. Aku yakin kon tolnya sudah ngaceng sekeras2nya. Om Andi mengatur gayaku dan mengambil poseku dengan macam2 gaya tersebut. Tengkurap, telentang, ngangkang dan macem2 pose yang seksi2. Kembali om Joko memberiku arahan setelah membahas hasil pemotretannya.

Sekarang sekitar jam 12 siang, om Andi minta Joko untuk membeli makan siang. Sementara itu aku minta ijin untuk istirahat dikolam renang aja. Om Andi memberiku bikini yang so pasti seksi dan minim untuk dikenakan. Tanpa malu2 segera aku mengenakan bikini itu. Benar saja, bikininya minim sehingga hanya sedikit bagian tubuhku yang tertutupinya. Aku berbaring di dipan dibawah payung. Karena lelah akibat sesi pemotretan yang padat dan angin sepoi2, aku tertidur.

Ditengah tidurku aku merasakan ada sesuatu yang meraba-raba tubuhku, tangan itu mengelus pahaku lalu merambat ke dadaku. Ketika tangan itu menyentuh selangkanganku tiba-tiba mataku terbuka, aku melihat om Andi sedang menggerayangi tubuhku.filmbokepjepang.com

“Nes, kamu seksi sekali, om jadi napsu deh ngeliatnya. Om jadi pengen ngentotin Ines, boleh gak Nes. Nanti om bantu kamu untuk jadi model profesional”, katanya.
Karena sudah diberi tahu temanku, aku tidak terlalu kaget mendengar permintaannya yang to the point.

“Ines sih mau aja om, tapi nanti Joko kalo dateng
gimana”, tanyaku.

Om Andi segera meremas2 toketku begitu mendengar bahwa aku gak keberatan dientot.
“Kamu kan udah sering dientot kan Nes, nanti kalo Joko mau kita main ber 3 aja, asik kan kamunya”, katanya sambil tersenyum.

Aku diam saja, om Andi berbaring di dipan disebelahku. Segera aku dipeluknya, langsung dia menciumku dengan ganas. Tangannya tetap aktif meremas2 toketku, malah kemudian mulai mengurai tali bra bikiniku yang ada ditengkuk dan dipunggung sehingga toketku pun bebas dari penutup. Dia semakin bernapsu meremas toketku.

“Nes, toket kamu besar dan kenceng, kamu udah napsu ya Nes. Mana pentilnya gede keras begini, pasti sering diisep ya Nes”.

Dia duduk di pinggir dipan dan mulai menyedot toketku, sementara aku meraih kontolnya serta kukocok hingga kurasakan kontol itu makin mengeras. Aku mendesis nikmat waktu tangannya membelai selangkanganku dan menggosok-gosok nonokku dari luar.filmbokepjepang.com

“Eenghh.. terus om.. oohh!” desahku sambil meremasi rambut om Andi yang sedang mengisap toketku.

Kepalanya lalu pelan-pelan merambat ke bawah dan berhenti di puserku. Aku mendesah makin tidak karuan ketika lidahnya bermain-main di sana ditambah lagi dengan jarinya yang bergerak keluar masuk nonokku dari samping cd bikini ku. Aku sampai meremas-remas toket dan menggigit jariku sendiri karena tidak kuat menahan rasanya yang geli-geli enak itu hingga akhirnya tubuhku mengejang dan nonokku mengeluarkan cairan hangat.

Dengan merem melek aku menjambak rambut om Andi. Segera tangannya pun mengurai pengikat cd bikiniku sehingga aku sudah telanjang bulat terbaring dihadapannya, siap untuk digarap sepuasnya. Dia segera menyeruput nonokku sampai kurasakan cairanku tidak keluar lagi, barulah om Andi melepaskan kepalanya dari situ, nampak mulutnya basah oleh cairan cintaku.

“Jembut kamu lebat ya Nes, pasti napsu kamu besar. Kamu gak puas kan kalo cuma dientot satu ronde”, katanya.

Belum beres aku mengatur nafasku yang memburu, mulutku sudah dilumatnya dengan ganas. Kurasakan aroma cairan cintaku sendiri pada mulutnya yang belepotan cairan itu. Aku agak kewalahan dengan lidahnya yang bermain di rongga mulutku. Setelah beberapa menit baru aku bisa beradapatasi, kubalas permainan lidahnya hingga lidah kami saling membelit dan mengisap.

Cukup lama juga kami berpagutan, dia juga menjilati wajahku sampai wajahku basah oleh liurnya.
“Ines ga tahan lagi om, Ines emut kontol om ya” kataku. Om Andi langsung bangkit dan berdiri di sampingku, melepaskan semua yang nempel dibadannya dan menyodorkan kontolnya.filmbokepjepang.com

kontolnya sudah keras sekali, besar dan panjang. Tipe kontol yang menjadi kegemaranku. Masih dalam posisi berbaring di dipan, kugenggam kontolnya, kukocok dan kujilati sejenak sebelum kumasukkan ke mulut.

Mulutku terisi penuh oleh kontolnya, itu pun tidak menampung seluruhnya paling cuma masuk 3/4nya saja. Aku memainkan lidahku mengitari kepala kontolnya, terkadang juga aku menjilati lubang kencingnya sehingga om Andi bergetar dan mendesah-desah keenakan.

Satu tangannya memegangi kepalaku dan dimaju-mundurkannya pinggulnya sehingga aku gelagapan.
“Eemmpp..nngg..!” aku mendesah tertahan karena nyaris kehabisan nafas, namun tidak dipedulikannya.

Kepala kontol itu berkali-kali menyentuh dinding kerongkonganku. Kemudian kurasakan ada cairan memenuhi mulutku. Aku berusaha menelan pejunya itu, tapi karena banyaknya pejunya meleleh di sekitar bibirku. Belum habis semburannya, dia menarik keluar kontolnya, sehingga semburan berikut mendarat disekujur wajahku.

Kuseka wajahku dengan tanganku. Sisa-sisa peju yang
menempel di jariku kujilati sampai habis. Saat itu mendadak pintu pager terbuka dan Joko muncul dari sana, dia melongo melihat kami berdua yang sedang bugil.

“Jok, mau ikutan gak”, tanya om Andi sambil tersenyum.

“Kita makan dulu ya”. Segera kita menyantap makanan yang dibawa Joko
sampai habis.

Sambil makan, kulihat jakunnya Joko turun naik melihat kepolosan tubuhku, meskipun agak gugup matanya terus tertuju ke toketku. Aku mengelus-elus kontolnya dari luar celananya, membuatnya terangsang.filmbokepjepang.com
Akhirnya Joko mulai berani memegang toketku, bahkan meremasnya. Aku sendiri membantu melepas kancing bajunya dan meraba-raba dadanya.

“Nes, toketnya gede juga ya.. enaknya diapain ya”, katanya sambil terus meremasi toketku.
Dalam posisi memeluk itupun aku perlahan membuka pakaiannya. Nampaklah kontolnya cukup besar, walaupun tidak sebesar kontol om Andi, tapi kelihatannya lebih panjang. Kugenggam kontolnya, kurasakan kontolnya bergetar dan mengeras. Pelan-pelan tubuhku mulai menurun hingga berjongkok di hadapannya, tanpa basa-basi lagi kumasukkan kontolnya ke mulut, kujilati dan kuemut-emut hingga Joko mengerang keenakan.

“Enak, Jok”, tanya om Andi yang memperhatikan Joko agak grogi menikmati emutanku.
Om Andi lalu mendekati kami dan meraih tanganku untuk mengocok kontolnya. Secara bergantian mulut dan tanganku melayani kedua kontol yang sudah menegang itu. Tidak puas hanya menikmati tanganku, sesaat kemudian om Andi pindah ke belakangku, tubuhku dibuatnya bertumpu pada lutut dan kedua tanganku.

Aku mulai merasakan kontolnya menyeruak masuk ke dalam nonokku. Seperti biasa, mulutku menganga mengeluarkan desahan meresapi inci demi inci kontolnya memasuki nonokku. Aku dientotnya dari belakang, sambil menyodok, kepalanya merayap ke balik ketiak hingga mulutnya hinggap pada toketku. Aku menggelinjang tak karuan waktu pentil kananku digigitnya dengan gemas, kocokanku pada kontol Joko makin bersemangat.

Rupanya aku telah membuat Joko ketagihan, dia jadi begitu bernafsu memaju-mundurkan pinggulnya seolah sedang ngentot. Kepalaku pun dipeganginya dengan erat sampai kesempatan untuk menghirup udara segar pun aku tidak ada. Akhirnya aku hanya bisa pasrah saja dientot dari dua arah oleh mereka, sodokan dari salah satunya menyebabkan kontol yang lain makin menghujam ke tubuhku. kontol Om Andi menyentuh bagian terdalam dari nonokku dan ketika kontol Joko menyentuh kerongkonganku, belum lagi mereka terkadang memainkan toket atau meremasi pantatku.filmbokepjepang.com

Aku serasa terbang melayang-layang dibuatnya hingga akhirnya tubuhku mengejang dan mataku membelakak, mau menjerit tapi teredam oleh kontol Joko. Bersamaan dengan itu pula entotan Om Andi terasa makin bertenaga. Kami pun nyampe bersamaan, aku dapat merasakan pejunya yang menyembur deras di dalamku, kemudian meleleh keluar lewat selangkanganku.

Setelah nyampe, tubuhku berkeringat, mereka agaknya mengerti keadaanku dan menghentikan kegiatannya.
“Nes, aku pengen ngen totin nonok kamu juga”, kata Joko.

Aku cuma mengangguk, lalu dia bilang lagi,
“Tapi Ines istirahat aja dulu, kayanya masih cape deh”. Aku turun ke kolam, dan duduk berselonjor di daerah dangkal untuk menyegarkan diriku. Mereka berdua juga ikut turun ke kolam, om Andi duduk di sebelah kiriku dan Joko di kananku. Kami mengobrol sambil memulihkan tenaga, selama itu tangan jahil mereka selalu saja meremas atau mengelus dada, paha, dan bagian sensitif lainnya.

“Nes, aku masukin sekarang aja ya, udah ga tahan daritadi belum rasain nonok kamu” kata Joko mengambil posisi berlutut di depanku.

Dia kemudian membuka pahaku setelah kuanggukan kepala,dia mengarahkan kontolnya yang panjang dan keras itu ke nonokku, tapi dia tidak langsung menusuknya tapi menggesekannya pada bibir nonokku sehingga aku berkelejotan kegelian dan meremas kontol om andi yang sedang menjilati leher di bawah telingaku.

“Aahh.. Jok, cepet masukin dong, udah kebelet nih!” desahku tak tertahankan.
Aku meringis saat dia mulai menekan masuk kontolnya. Kini nonokku telah terisi oleh kontolnya yang keras dan panjang itu, yang lalu digerakkan keluar masuk nonokku.

“Wah.. seret banget nonok kamu Nes”, erangnya.
Setelah 15 menit dia gen tot aku dalam posisi itu, dia melepas kontolnya lalu duduk berselonjor dan manaikkan tubuhku ke kontolnya. Dengan refleks akupun menggenggam kontol itu sambil menurunkan tubuhku hingga kontolnya amblas ke dalam nonokku. Dia memegangi kedua bongkahan pantatku, secara bersamaan kami mulai menggoyangkan tubuh kami.

Desahan kami bercampur baur dengan bunyi kecipak air kolam, tubuhku tersentak-sentak tak terkendali, kepalaku kugelengkan kesana-kemari, kedua toketku yang terguncang-guncang tidak luput dari tangan dan mulut mereka. Joko
memperhatikan kontolnya sedang keluar masuk di nonokku.

Goyangan kami terhenti sejenak ketika om Andi tiba-tiba mendorong punggungku sehingga pantatku semakin menungging dan toketku makin tertekan ke wajah Joko. om Andi membuka pantatku dan mengarahkan kontolnya ke sana.

“Aduuh.. pelan-pelan om, sakit ” rintihku waktu dia
mendorong masuk kontolnya.

Bagian bawahku rasanya sesak sekali karena dijejali dua kontol kontol besar. Kami kembali bergoyang, sakit yang tadi kurasakan perlahan-lahan berubah menjadi rasa nikmat. Aku menjerit sejadi-jadinya ketika om Andi menyodok pantatku dengan kasar, kuomeli dia agar lebih lembut dikit. Bukannya mendengar, om Andi malah makin buas menggentotku.

Joko melumat bibirku dan memainkan lidahnya di dalam mulutku agar aku tidak terlalu ribut. Hal itu berlangsung sekitar 20 menit lamanya sampai aku merasakan tubuhku seperti mau meledak, yang dapat kulakukan hanya menjerit panjang dan memeluk Joko erat-erat sampai kukuku mencakar punggungnya. Selama beberapa detik tubuhku menegang sampai akhirnya melemas kembali dalam dekapan Joko.

Namun mereka masih saja memompaku tanpa peduli padaku yang sudah
lemas ini. Erangan yang keluar dari mulutku pun terdengar makin tak bertenaga. Tiba-tiba pelukan mereka terasa makin erat sampai membuatku sulit bernafas, serangan mereka juga makin dahsyat, pentilku disedot kuat-kuat oleh Joko, dan om Andi menjambak rambutku. Aku lalu merasakan peju hangat menyembur di dalam nonok dan pantatku, di air nampak sedikit cairan peju itu melayang-layang. Mereka berdua pun terkulai lemas diantara tubuhku dengan kontol masih tertancap.

Setelah sisa-sisa kenikmatan tadi mereda, akupun mengajak mereka naik ke atas. Sambil mengelap tubuhku yang basah kuyup, aku berjalan menuju kamar mandi. Mereka mengikutiku dan ikut mandi bersama. Disana aku cuma duduk, merekalah yang menyiram, menggosok, dan menyabuniku tentunya sambil menggerayangi. nonok dan toketku paling lama mereka sabuni sampai aku menyindir
“Lho.. kok yang disabun disitu-situ aja sih, mandinya ga beres-beres dong, dingin nih” disambut gelak tawa kami. Agen Bandarq

Setelah itu, giliran akulah yang memandikan mereka, saat itulah nafsu mereka bangkit lagi, akupun mengemut kontol mereka secara bergantian sehingga langsung saja napsu mereka memuncak. aku segera diseret ke ranjang.

Om Andi mendapat giliran pertama, kelihatannya mereka dia main berdua aja dengan ku. Jembutku yang lebat langsung menjadi sasaran, kemudian salah satu jarinya sudah mengelus2 nonokku. Otomatis aku mengangkangkan pahaku sehingga dia mudah mengakses nonokku lebih lanjut. Segera kontolnya yang besar, panjang dan sangat keras aku genggam dan kocok2.

“Nes, diisep dong”, pintanya. Kepalanya kujilat2 sebentar kemudian kumasukkan ke mulutku. Segera kekenyot pelan2, dan kepalaku mengangguk2 memasukkan kontolnya keluar masuk mulutku, kenyotanku jalan terus.

“Ah, enak Nes, baru diisep mulut atas aja udah nikmat ya, apalagi kalo yg ngisep mulut bawah”, erangnya keenakan.
Tangannya terus saja mengelus2 no nokku yang sudah basah karena napsuku sudah memuncak.

“Nes, kamu udah napsu banget ya, nonok kamu udah basah begini”, katanya lagi. kontolnya makin seru kuisep2nya. Kulihat Joko sedang mengelus2 kontolnya yang sudah ngaceng berat melihat om Andi menggarap aku.

Tiba2 dia mencabut kontolnya dari mulutku dan segera menelungkup diatas badanku. kontolnya diarahkan ke nonokku, ditekannya kepalanya masuk ke nonokku. terasa banget nonokku meregang kemasukan kepala kontol yang besar, dia mulai mengenjotkan kontolnya pelan, keluar masuk nonokku. Tambah lama tambah cepat sehingga akhirnya seluruh kontolnya yang panjang ambles di nonokku.

“Enak om , kontol om bikin nonok Ines sesek, dienjot yang keras om “, rengekku keenakan.

enjotan kontolnya makin cepat dan keras, aku juga makin sering melenguh
kenikmatan, apalagi kalo dia mengenjotkan kontolnya masuk dengan keras, nikmat banget rasanya. Gak lama dientot aku udah merasa mau nyampe,
“om lebih cepet ngenjotnya dong, Ines udah mau nyampe”, rengekku.

“Cepat banget Nes, om belum apa2″ jawabnya sambil mempercepat lagi enjotan kontolnya. A
khirnya aku menjerit keenakan “Om, Ines nyampe mas , aah”, aku menggelepar kenikmatan.

Dia masih terus saja mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dengan cepat dan keras. Tiba2 dia mencabut kontolnya dari nonokku.
“Kok dicabut om, kan belum ngecret”, protesku.

Dia diem saja tapi menyuruh aku menungging di pinggir ranjang, rupanya dia mau gaya anjing.
“Om, masukkin dinonok Ines aja ya, kalo dipantat gak asik”, pintaku.

Dia diam saja. Segera kontolnya ambles lagi di nonokku dengan gaya baru ini. Dia berdiri sambil memegang pinggulku. Karena berdiri, enjotan kontolnya keras dan cepat, lebih cepat dari yang tadi, gesekannya makin kerasa di nonokku dan masuknya rasanya lebih dalem lagi,
“Om , nikmat”, erangku lagi.

Jarinya terasa mengelus2 pantatku, tiba2 salah satu jarinya disodokkan ke lubang pantatku, aku kaget sehingga mengejan. Rupanya nonokku ikut berkontraksi meremas kontol besar panjang yang sedang keluar masuk,filmbokepjepang.com
“Aah Nes, nikmat banget, empotan nonok kamu kerasa banget”, erangnya sambil terus saja mengenjot nonokku.

Sementara itu sambil mengenjot dia agak menelungkup di punggungku dan tangannya meremas2 toketku, kemudian tangannya menjalar lagi ke i tilku, sambil dientot i tilku dikilik2nya dengan tangannya. Nikmat banget dien tot dengan cara seperti itu.

“Om , nikmat banget ngentot sama om , Ines udah mau nyampe lagi. Cepetan enjotannya om ,” erangku saking nikmatnya.

Dia sepertinya juga udah mau ngecret, segera dia memegang pinggulku lagi dan mempercepat enjotan kontolnya. Tak lama kemudian,
“Om, Ines mau nyampe lagi, om , cepetan dong enjotannya, aah”, akhirnya aku mengejang lagi keenakan. Gak lama kemudian dia mengentotkan kontolnya dalem2 di nonokku dan terasa pejunya ngecret.

“Aah Nes, nikmat banget”, diapun agak menelungkup diatas punggungku.

Karena lemas, aku telungkup diranjang dan dia masih menindihku, kontolnya tercabut dari nonokku.

“Om , nikmat deh, sekali entot aja Ines bisa nyampe 2 kali. Abis ini giliran Joko ya”, kataku.

“Iya”, jawabnya sambil berbaring disebelahku.

Aku memeluknya dan dia mengusap2 rambutku. “Kamu pinter banget muasin lelaki ya Nes”, katanya lagi.
Aku hanya tersenyum, “Om, Ines mau ke kamar mandi, lengket badan rasanya”, aku pun bangkit dari ranjang dan menuju ke kamar mandi.

Selesai membersihkan diri, aku keluar dari kamar mandi telanjang bulat, kulihat om Andi sudah tidak ada dikamar. Joko sudah berbaring diranjang. Aku tersenyum saja dan berbaring disebelahnya. Dia segera mencium bibirku dengan penuh napsu. kontolnya keelus2. Lidahku dan lidahnya saling membelit dan kecupan bibir berbunyi saking hotnya berciuman. Tangannya juga mengarah kepahaku.

Aku segera saja mengangkangkan pahaku, sehingga dia bisa dengan mudah mengobok2 nonokku. Sambil terus mencium bibirku, tangannya kemudian naik meremas2 toketku. Pentilku diplintir2nya,
“Jok enak, Ines udah napsu lagi nih”, erangku.

Tanganku masih mengocok kontolnya yang sudah keras banget. Kemudian ciumannya beralih ke toketku. Pentilku yang sudah mengeras segera diemutnya dengan penuh napsu,
“Jok , nikmat banget “, erangku.

Diapun menindihku sambil terus menjilati pentilku. Jilatannya turun keperutku, kepahaku dan akhirnya mendarat di nonokku.
“Aah Jok , enak banget, belum dientot aja udah nikmat banget”, erangku.

Aku menggeliat2 keenakan, tanganku meremas2 sprei ketika dia mulai menjilati nonok dan i tilku. Pahaku tanpa sengaja mengepit kepalanya dan rambutnya kujambak, aku mengejang lagi, aku nyampe sebelum dientot. Dia pinter banget merangsang napsuku. Aku telentang terengah2, sementara dia terus menjilati nonokku yang basah berlendir itu.

Dia bangun dan kembali mencium bibirku, dia menarik tanganku minta dikocok kontolnya. Dia merebahkan dirinya, aku bangkit menuju selangkangannya dan mulai mengemut kontolnya.
“Nes, kamu pinter banget sih”, dia memuji.

Cukup lama aku mengemut kon tolnya. Sambil mengeluar masukkan di mulutku,
kontolnya kuisep kuat2. Dia merem melek keenakan.

Kemudian aku ditelentangkan dan dia segera menindihku. Aku sudah mengangkangkan pahaku lebar2. Dia menggesek2kan kepala kontolnya di bibir nonokku, lalu dienjotkan masuk,
“Jok , enak”, erangku.

Dia mulai mengenjotkan kon tolnya keluar masuk pelan2 sampai akhirnya blees, kontolnya nancep semua di nonokku.
“Nes, nonokmu sempit banget, padahal barusan kemasukan kontol berkali2ya”, katanya.
“Tapi enak kan, abis kontol kamu gede dan panjang sampe nonok Ines kerasa sempit”, jawabku terengah.
Dia mulai mengenjotkan kontolnya keluar masuk dengan cepat, bibirku diciumnya.
“Enak Jok, aah”, erangku keenakan.

enjotannya makin cepat dan keras, pinggulku sampe bergetar karenanya. Terasa nonokku mulai berkedut2,
“Jok lebih cepet dong, enak banget, Ines udah mau nyampe”, erangku.

“Cepet banget Nes, aku belum apa2″, jawabnya.

“Abisnya kon tol kamu enak banget sih gesekannya”, jawabku lagi.

enjotannya makin keras, setiap ditekan masuk amblesnya dalem banget rasanya. Itu menambah nikmat buat aku
“Terus Jok , enak”. Toketku diremas2 sambil terus mengenjotkan kontolnya keluar masuk.

“Terus Jok , lebih cepat, aah, enak Jok, jangan brenti, aakh…” akhirnya aku mengejang, aku nyampe, nikmat banget rasanya. Padahal dengan om Andi, aku udah nyampe 2 kali, nyampe kali ini masih terasa nikmat banget. Aku memeluk pinggangnya dengan kakiku, sehingga rasanya makin dalem kontolnya nancep. nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya sehingga dia melenguh,filmbokepjepang.com
“Enak Nes, empotan nonok kamu hebat banget, aku udah mau ngecret, terus diempot Nes”, erangnya
sambil terus mengenjot nonokku. Akhirnya bentengnya jebol juga. Pejunya ngecret didalam nonokku, banyak banget kerasa nyemburnya
“Nes, aakh, aku ngecret Nes, nikmatnya nonok kamu”, erangnya. Dia menelungkup diatas badanku, bibirku diciumnya.

“Trima kasih ya Nes, kamu bikin aku nikmat banget”. Setelah kontolnya mengecil, dicabutnya dari nonokku dan dia berbaring disebelahku. Aku lemes banget walaupun nikmat sekali. Tanpa terasa aku tertidur disebelahnya.

Aku terbangun karena merasa ada jilatan di nonokku, ternyata om Andi yang masih pengen ngentotin aku lagi. kulihat kontolnya sudah ngaceng lagi. nonokku dijilatinya dengan penuh napsu. Pahaku diangkatnya keatas supaya nonokku makin terbuka.
“Om , nikmat banget mas jilatannya”, erangku.

Ngantukku sudah hilang karena rasa nikmat itu. Aku meremas2 toketku sendiri untuk menambah nikmatnya jilatan di nonokku. Pentilku kuplintir2 juga. Kemudian itilku diisep2nya sambil sesekali menjilati nonokku, menyebabkan nonokku sudah banjir lagi.

Aku menggelepar2 ketika i tilku diemutnya. Cukup lama itilku diemutnya sampai akhirnya kakiku dikangkangkan.

“Om, masukin dong om , Ines udah pengen dientot”, rengekku.

Dia langsung menindih tubuhku, kontolnya diarahkan ke nonokku. Begitu kepala kontolnya menerobos masuk,
“Yang dalem om , masukin aja semuanya sekaligus, ayo dong om “, rengekku karena napsuku yang sudah muncak.

Dia langsung mengenjotkan kontolnya dengan keras sehingga sebentar saja kontolnya sudah nancap semuanya dinonokku. Kakiku segera melingkari pinggangnya sehingga kontolnya terasa masuk lebih dalem lagi.




“Ayo om , dienjot dong”, rengekku lagi.

Dia mulai mengenjot nonokku dengan cepat dan keras, uuh nikmat banget rasanya. enjotannya makin cepat dan keras, ini membuat aku menggeliat2 saking nikmatnya,
“Om , enak om , terus om , Ines udah mau nyampe rasanya”, erangku. Dia tidak menjawab malah mempercepat lagi enjotan kontolnya. Toketku diremas2nya, sampe akhirnya aku mengejang lagi,
“om enak, Ines nyampe om , aah”, erangku lemes.

Kakiku yang tadinya melingkari pinggangnya aku turunkan ke ranjang. Dia tidak memperdulikan keadaanku, kontolnya terus saja dienjotkan keluar masuk dengan cepat, napasnya sudah mendengus2. nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya. Dia meringis keenakan.

“Nes, terus diempot Nes, nikmat banget rasanya. Terus empotannya biar om bisa ngecret Nes”, pintanya.

Sementara itu enjotan kon tolnya masih terus gencar merojok nonokku. Toketku kembali diremas2nya, pentilnya diplintir2nya.
“Om , Ines kepengin ngerasain lagi disemprot peju om “, kataku.

Terus saja kontolnya dienjotkan keluar masuk nonokku dengan cepat dan keras, sampai akhirnya,
“Nes, aku mau ngecret Nes, aah”, erangnya dan terasa semburan pejunya mengisi bagian terdalam nonokku. Nikmat banget rasanya disemprot peju anget. Dia ambruk dan memelukku erat2,

“Nes, nikmat banget deh ngen tot ama kamu”, katanya.

Setelah beristirahat sebentar, aku segera membersihkan diri dan berpakaian. Kami kembali ke Jakarta. Diperjalanan pulang aku hanya terkapar saja dikursi mobil. Lemes banget abis dien tot 2 cowok berkali2.

“Om, jangan lupa orbitin Ines ya”, kataku.

“Jangan kawatir, selama om masih bisa ngerasain empotan nonok kamu, pasti kamu melejit keatas deh. Bener gak Jok”, jawabnya.

Onebetqq.com Agen Bandar Poker | Bandar Poker | Bandar Poker Online | Domino 99 | BandarQ Terpercaya

Onebetqq.com Agen Bandar Poker | Bandar Poker | Bandar Poker Online | Domino 99 | BandarQ Terpercaya

itil service


Selasa, 27 Januari 2026

Gegap Gempita Sex Metropolitan

 


Dalam kehidupanku tidak terdapat permasalahan dalam rumah tangga ataupun area kerjaqu. Suamiku pula sangat penafsiran serta penuhi seluruh kebutuhanku baik lahir ataupun batin. Aqupun dilahirkan dalam area yg memegang teguh agama serta adat jawa. Serta tidak heran setamat kuliah aqu serta Mas Heldy memutuskan buat menikah, karena kita telah lama pacaran. 


Dirumah perasanku tidak tenang sertaitu aqu diamkan saja dari Mas Heldy. setelah peristiwa itu besoknya aqu memohon diantar kekantor dgn Mas Heldy. nyaris masing- masing malam aqu bermimpi berjumpa dgn lelaki yg ku tabrak itu. hingga2 Mas Heldy heran hendak sikapku yg berganti dingin serta risau. Kemudian Mas Heldy menanyakan karena pergantian sikapku itu. Aqupun berterus cerah serta Mas Heldy memahaminya. Kemudian dia sarankan aqu buat menagmbil seseorang sopir, buat mengantarku. Aqupun sepakat, karena aqu memanglah trauma semenjak kala itu menyetir sendiri.



Sebagian hari setelah itu, datanglah sopir yg dicari Mas Heldy itu. Alangkah kagetnya aqu, soalnya itu merupakan orang yg aqu tabrak tempo hari. Iapun kaget, tetapi aqu berupaya menagatur sikapku, aqu percaya iapun masih ingat dgnku kala ku tabrak. Biar Mas Heldy tidak curiga pada orang yg ku tabrak itu, hingga aqu sepakat saja bila dia jadi sopirku. Aqu pikir itung2 balas jasa ataskesalahanku kala itu. Namanya Pak Rozzy, usianya kira2 66 tahun, tetapi masih kokoh serta sehat.



Semenjak kala itu aqu slalu diantar Pak Rozzy kemana aqu berangkat, baik kekantor ataupun belanja. Tiap pagi dia telah terdapat di rumah, serta siap2 mensterilkan mobilku. Lagi suamiku telah akrab dgn Pak Rozzy. Sesuatu hari kala mengantar aqu kekantor sembari bincang2 Pak Rozzy, bilang padaqu. Bu.. jika ndak salah bunda dahulu, nabrak aku dgn mobil ini kan?.. tanyanya. Aqu terdiam serta Pak Rozzy juga mengatakan, bunda,,, kejam serta tidak bertanggung jawab. Kemudian ku jawab… maaf pak.. waktu itu memanglah aku salah,, aku tergesa gesa kala itu, jawabku. Alahhhh kamu orang kaya memanglah begitu.. menyangka orang lain sampah, lanjutnya.. Kemudian ku jawab.. janagn gitu pak? aku waktu itu benar2 khilaf kataqu lagi. Kemudian dia diam… Aqu… juga diam saja kala itu, sampai di rumah.



Semenjak peristiwa itu perilakunya terhadapku jadi lain serta aqu tidak ambil pusing. Aneh memanglah mengapa semenjak kala Pak Rozzy bertanya kepadaqu kala itu, aqu merasakan terdapatnya sensasi tertentu dalam hatiku kala memandang matanya. Perasaanku kepada Pak Rozzy serasa mau terus bersama dgnnya. Bila dia kembali sore harinya, aqu merasa terdapat yg lenyap dalam hidupku. Serta pagi bila dia tiba buat mengantarku rasa itu jadi bahagia serta semacam kasmaran. Perasanku kepada Mas Heldy biasa saja. 



Jum’ at sore kala dia menjemputku, tidak tau mengapa aqu memohon Pak Rozzy buat mampir dahulu buat singgah di suatu restoran. Disana aqu mengambil tempat atak kesudut serta suasananya sangat romantis. Pak Rozzy kuajak makan. kita duduk berhadap hadapan, dia pandangngi terus mataqu. Aqupun demikian semacam aqu memandang mas hedra. Tanpa terdapat kata2 dia genggam jemariku kala itu, aqu merasa tenang semacam wanita anak muda dgn pendampingnya. Pak Rozzy kemudian mencapai tanganku serta menciumnya. Baru kali ini, tanganku di pegang orang tidak hanya suamiku serta terdapat rasa hangat yg mengalir di sekujur badanku. Sebagian kala kita menikmati atmosfer yg tidak aqu hendaki itu terjalin. Setelah itu kita keluar dari restoran itu serta mengarah kemobil. Dalam mobiku itu, aqu terdiam serta bimbang hendak peristiwa barusan, otakku tidak berjalan selaku mana mestinya, soalnya aqu bermesraan dgn sopirku yg tidak proporsional dgnku serta dia dgn bebasnya mencapai serta meremas tanganku.



Sebagian kala setelah itu aqu di suruh berpakaian serta berbenah semacam biasa lagi. Kemudian aqu kembali diantarkanya dgn mobilku. Dalam mobil aqu merasa sesal telah mengkhianati Mas Heldy, tetapi apa dayaqu, karena Pak Rozzy sangat berkuasa terhadap badanku, sampai dia sukses menelanjangngi serta menyebadani ku.



Semenjak kala itu, apabila terdapat waktu kala aqu kembali kantor, Pak Rozzy slalu menybadaniku serta kadangkala bila suamiku ke jakarta, dia dgn seenaknya tidur di rumahku serta kitapun bersebadan dgn Tiap dia menggauliku aqu slalu merasakan puas serta pegal2 pada selangkangannku. Para pembantuku tidak curiga atas aksi kita itu. Pak Rozzy juga nyatanya dapat menutup mulut kedua pembantuku. 



Nyaris sepanjang 6 bulan aqu jadi bulan2an nafsu Pak Rozzy, itu, aqupun merasakannya. Tetapi aqu sedikit tenang, aqu tidak bakalan berbadan dua, karena aqu telah memasang spiral. Serta itu aqu sadari, karena nyaris tiap berhubungan sex dgn Pak Rozzy, dia slalu menghasilkan spermanya dalam rahimku. Serta memanglah aqu pernah mencium bau tidak lezat kala dia terletak diatas badanku. kamarpun aqu semprot dgn wewangian serta acnya slalu menyala.



Serta sekian lama barulah aqu mengenali dari seseorang sahabat kalau Pak Rozzy merupakan seseorang dukun serta aqu telah di guna- gunainya. Atas anjuran serta dorongan seseorang orang pintar di tempat rekan kerjaqu itu, saat ini aqu telah terbebas dari guna- guna Pak Rozzy. Iapun kemudian, aqu pecat serta dia pernah mengancamku, hendak memecahkan ikatan sexku dgn ku kepada suamiku. Dgn memohon uang dekat 10 juta dari tabunganku aqu, memohon ia keluar. Semenjak kala itu dia tidak sempat timbul lagi…




Senin, 26 Januari 2026

Perawan Lenyap Perkara Jalan 1 Malam Dengan Pria Medan

   



Berupaya mengingat ingat lagi memory peristiwa lenyap perjaka gua. Kira kira itu tahun 2011 dimana dikala itu usia gue masih 17 tahun. Hari hari kulewati ngegym semacam biasa hingga kala hari yang gue ga sempat mimpikan dateng. Ya ia merupakan tante neny. Jadi dahulu semasa smp gue kerap banget nginep drmh temen gw sang radit. Berhubung sang tante ini statusnya janda, jadi ia pintar menjaga diri. Badan yg tdk sangat besar kisaran 155cm dengan toked kisaran 36B membuat gue yg baru puber kala smp itu senantiasa konak serta tiap tante memakai daster malem malem. Gue senantiasa coli di toilet sembari menciumi aroma cd nya. Skip skip tidak terdapat aktivitas exe cuma prosesi virtual sex aja di benak 


Sebenernya disini gue uda pengen menyudahi buat tidak melanjutkan tahap kedua cardio sebab kaki gue uda berasa ingin patah. Gue type yg giat ngegym tetapi kaya biasa laki laki muda pada biasanya gue fokus di gedein tangan dada serta punggung aja. Nyaris senantiasa skip leg Day serta cardio sebab bagi gue, tubuh gue lumayan kurus. Muka nya tuh mirip mirip sama artis hongkong cecillia cheung tp ini bisa jadi tipe kw nya. Sehabis beres dokter cardio, gue luangkan lg ngbrol dgn sang tante. Nyatanya sepanjang ini kita satu gym serta ia ini senantiasa dateng jam 7 pagi utk gym serta sebab gue pada dikala itu masih sekolah gue senantiasa dateng sore ataupun malem walhasil ga sempat ketemu serta kebetulan ini pekan jd gue dateng pagi krn malming kmrn gue gak tidur sampai larut malam nyatanya cukup dalam hati gue, gue bs dapet imajinasi sex tante neny ibarat nya nostalgia smp kerap imajinasi mamanya radit bisa jadi puluhan x. Sebab wangi aroma cd sisa tante ini masi membekas di otak gue. 


Jujur gan pada dikala itu gue masih perjaka serta ga sempat kepikiran kalau gue hendak meniduri ia sesuatu hari. Jd sasaran gue centimeter bs hanya bergesekan aja sama tante neny.


Hingga pada sore saya chat sang tante. Gram: sore tan, tante jd gym gak hari ini? Saya uda otw ke situ nih. N: jadi donk gus, kilometer jd kan PT in tante, tangan tante uda mulai kendur nih bisa jadi sebab tante uda lumayan berusia kali ya. Gram: buset tan, jika kaya tante aja udah kendur gmn yg lain tante, jujur jika orang ga tahu bisa jadi hendak mengira tante masih wanita mana tante sexy lg( saya sembari muji serta merayu berharap ia seneng pula) N: ah bs aja kilometer gus, yawis tante nyetir dahulu ya. Seee u sembari kasih emo cium. Gram: alamak bawah gue benak mesum dikasih emoticon kiss aja uda ngaceng an lg gue gan. Tp ane sukses nahan napsu buat nyoli sebab kemaren uda 2 ronde virtual dgn body tante neny.


Ah kilometer bs aja loh gus, tante ni uda tua tp wajib pandai rawat diri supaya masih d lirik org gus. Gram: buru buru saya menawarkan utk ngecek tangan nya kemudian ak izin utk mijat tangan yg ktnya keseleo. Saya sempat sedikit belajar dokter temen gym yg sempat hadapi perihal yg sama Mulai saya pijet, sumpah gan halus bgt ga terdapat kerutan sama sekali. Kemudian sesekali saya pura pura pijit agak jauh supaya terserang ketiak ia yg basah keringat. Sedikitpun ga jijik malah jd agak sange, kemudian semacam ia agak kesakitan cocok saya tekan luruskan urat yg keseleo jd agak d tarik tangannya sehingga tgnku memegang sedikit buah dada tante neny. N: nah agak enakan gus, tp kayaknya ga bs d lanjut lg ni masih agak sedikit sakit.


Gue kaget banget bukan seneng tp melainkan deg deg an ini awal x nya dlm hidup megang paha cewe. Sampe gw centimeter diem kaya batu megang paha nya gak d elus elus. N: nah kan cupu kilometer gus pegang nya aja kaku, tidak diragukan kilometer perjaka gus. Gram: ak centimeter diem aja pura pura ga amati tante. Saya juga mengiyakan buat ngurut sang tante. Kemudian ia balik dgn bawa minyak zaitun dgn memakai daster d atas lutut. Anjing gan gue bener bener sange. Gua percaya banget sang tante ga pake BH serta tentu ga pake cd sebab daster ia lumayan ketat serta tidak terdapat garis celana dalam. Oke gan lanjut nanti ane wajib balik kerja lagi


Kesimpulannya beres, gue langsung tuncep balik ke arah rmh tante neny. Tetapi kayaknya kondisi tidak berpihak ke gue. D depan rmh nya terdapat parkir alphard gelap dgn bodyguard serta begitu gue ingin melangkahkan kaki. Hp gue berdering serta gue liat layar nyatanya sang tante nelp gue. Serta mengatakan buat membatalkan tahap pijat sebab terdapat tamu. Fakkkkkkk, mendadak gue kesel sekesel nya. Bisa jadi gue jd anak durhaka tetapi untuk gue yang memanglah masi perjaka serta belom sempat megGnng megang cewe ini suatu yg bener bener parah terlebih gue uda maniak banget nyoli. Dengan sedikit jengkel gue kembali ke rmh serta berfikir keras gimana triknya supaya gue bs tetep ngurut body tante neny. Kesimpulannya jam menampilkan jam 10 malem. Tp malah lemes banget ini tubuh. Tante rehat dahulu ya. Nanti lusa kita coba tahap kedua PT ya. Gram: dalam hati gue mengatakan anjing bener tebakan gue tadi tentu om om pacarnya tante neny yg ngentot in ia terus. Secara ia uda menjanda 3 tahunan tentu terdapat om om yg ngentot in ia terus secara body ia semlohai, tubuh putih lembut serta pula muka menawan dimensi early 40. Terpaksa malam ini gue wajib coli lg serta lagi, sembari mandangin titit gue. Nyatanya kalian masi wajib perjaka malam ini nak……..

Minggu, 25 Januari 2026

Berhubungan Sex Kontak Mata Dan Kedekatan Emosional Sex Yang Tinggi

   


Berhubungan seks adalah bagian alami dan penting dari hubungan manusia, yang melibatkan aspek fisik, emosional, dan psikologis. Kelebihan: Kontak mata dan kedekatan emosional yang tinggi.


Berhubungan seks adalah bagian penting dari hubungan romantis yang sehat. Mencoba berbagai gaya atau posisi seks tidak hanya bisa meningkatkan kepuasan fisik, tetapi juga dapat mempererat ikatan emosional antara pasangan. Berikut ini beberapa gaya berhubungan seks yang populer dan tips untuk mencobanya dengan nyaman.


Gaya Berhubungan Seks


Keunggulan: Kontak mata langsung dan kedekatan emosional. Mudah dilakukan oleh pasangan dari semua tingkat pengalaman.


Tips: Letakkan bantal di bawah pinggul wanita untuk sudut penetrasi yang lebih baik.


Doggy Style


Keunggulan: Penetrasi yang lebih dalam dan stimulasi G-spot yang efektif.


Tips: Cobalah variasi dengan menurunkan atau menaikkan posisi tubuh untuk sensasi berbeda.


Woman on Top (Cowgirl)


Deskripsi: Wanita duduk di atas pria dan mengontrol ritme serta kedalaman penetrasi.


Keunggulan: Wanita memiliki kontrol penuh dan bisa menyesuaikan kecepatan sesuai keinginannya.


Tips: Pria bisa menstimulasi klitoris untuk meningkatkan kenikmatan.


Spooning


Keunggulan: Nyaman dan intim, cocok untuk hubungan yang lambat dan sensual.


Tips: Pria bisa menggunakan tangan untuk menstimulasi area sensitif lain.


Reverse Cowgirl


Deskripsi: Mirip dengan cowgirl, tetapi wanita menghadap kaki pria.


Keunggulan: Penetrasi dalam dengan sudut yang berbeda untuk stimulasi G-spot.


Tips: Komunikasi adalah kunci untuk memastikan kenyamanan dan kenikmatan.


Tips untuk Menjaga Kenyamanan dan Variasi


Komunikasi Terbuka


Diskusikan preferensi dan kenyamanan masing-masing sebelum dan selama berhubungan seks.


Penggunaan Pelumas


Pelumas dapat mengurangi gesekan dan meningkatkan kenyamanan, terutama pada posisi yang intens.


Foreplay yang Cukup


Foreplay membantu meningkatkan gairah dan kenyamanan, membuat pengalaman lebih menyenangkan.


Eksplorasi Posisi


Jangan takut mencoba posisi baru untuk menemukan apa yang paling memuaskan.


Relaksasi dan Kesenangan


Pastikan untuk tetap rileks dan menikmati setiap momen, fokus pada kenikmatan bersama.


Beragam gaya berhubungan seks dapat meningkatkan kepuasan dan mempererat hubungan emosional antara pasangan. Dengan komunikasi yang baik, eksplorasi, dan perhatian terhadap kenyamanan masing-masing, pasangan dapat menciptakan pengalaman seksual yang memuaskan dan penuh variasi.


Tips: Menempatkan bantal di bawah pinggul wanita dapat meningkatkan sudut penetrasi.


Doggy Style:


Kelebihan: Penetrasi dalam dan stimulasi G-spot.


Tips: Mengubah sudut tubuh untuk variasi sensasi.


Woman on Top (Cowgirl):


Deskripsi: Wanita berada di atas pria, mengontrol ritme dan kedalaman.


Kelebihan: Wanita memiliki kontrol penuh dan dapat menyesuaikan kecepatan serta kedalaman penetrasi.


Tips: Pria dapat membantu dengan menstimulasi klitoris.


Spooning:


Kelebihan: Nyaman dan intim, cocok untuk hubungan yang lambat dan sensual.


Tips: Menambahkan gerakan tangan untuk stimulasi ekstra.


Reverse Cowgirl:


Deskripsi: Mirip dengan cowgirl, tetapi wanita menghadap kaki pria.


Tips: Komunikasi penting untuk memastikan kenyamanan kedua pihak.


Tips untuk Kenyamanan dan Variasi


Komunikasi: Bicarakan dengan pasangan tentang preferensi dan kenyamanan.


Pelumasan: Gunakan pelumas untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan kenyamanan.


Foreplay: Jangan lupa untuk memulai dengan foreplay yang cukup untuk meningkatkan gairah dan kenyamanan.


Eksplorasi: Cobalah posisi baru untuk menemukan apa yang paling memuaskan bagi Anda dan pasangan.


Relaksasi: Pastikan Anda berdua dalam keadaan rileks untuk pengalaman yang lebih menyenangkan.

Jumat, 23 Januari 2026

Tukar Pasangan Ngentot Di Kos (Swinger)

  

 


Berawal dari perselingkuhan, sampai kesimpulannya berujung pada sex party yang penuh dengan kenikmatan. Cerita seks berikut ini jadi pengalaman terindah pada pertualangan seksku.


Seluruh berawal pada sesuatu kala dimana saya serta istriku pindah ke suatu rumah kost di suatu kota besar, sebut saja kota X, dimana saya wajib pindah ke kota itu sebab tempat kerjaku menugaskan saya buat jadi kepala cabang di kantor yang baru. Kost yang kami tempati ini memanglah spesial buat karyawan serta pula keluarga oleh karena itu kost ini sangat lengkap mulai dari dapur sampai kamar mandi dalam seluruh terdapat.


Telah sebulan kami tinggal disini, saya serta istriku telah mulai terbiasa berteman dengan para orang sebelah kost kami.“ Pagi mas Ridwan. Berangkat kerja?” sapa seseorang wanita. Ia merupakan istri orang sebelah kost kami yang bernama Susno, wanita ini sendiri bernama Safitri.


“ Iya nih mbak. Ingin bareng?” tanyaku kepada Safitri ataupun mbak Fitri begitu kami biasa menyapanya. Memanglah posisi kerjanya bersebelahan dengan kantorku.


Mbak Fitri kemudian mengangguk ciri sepakat,“ Boleh mas. Tetapi tidak apa- apa nih nebeng di mobilnya mas Ridwan? Ntar mbak Nia marah lagi.” Kata mbak Fitri kepadaku. Saya cuma tertawa sebab dikala itu Nia, istriku pula terletak disampingku. Nia turut tertawa mendengar candaan mbak Fitri.


Saya serta Nia memanglah pendamping baru. Kami baru menikah 1 tahun kemudian serta belum dikaruniai seseorang anak. Istriku Nia berumur 27 tahun, 2 tahun lebih muda dariku. Sedangkan itu pendamping Susno serta Safitri berumur dekat 32 tahun serta 29 tahun. Jadi dapat dibilang mbak Fitri itu seumuran denganku.


Suaminya, Susno memanglah tidak bekerja sebab telah satu tahun ini ia di PHK, makluk lagi krisis ekonomi jadi banyak PHK dimana- mana. Tadinya ia bekerja di industri plastik sedangkan istrinya bekerja selaku pegawai industri keuangan yang lumayan populer di Indonesia meski ia cuma selaku bawahan.


Sesampainya di kantor saya berpisah dengan mbak Fitri yang memanglah berjalan kaki dari kantorku mengarah kantor tempat ia bekerja. Sebagian karyawan melirik kearah kami serta saya percaya mereka bingung siapa sesungguhnya wanita yang dibawa atasannya itu. Saya sih tidak ambil pusing sebab memanglah pada dasarnya Safitri memanglah lumayan menawan meski tidak secantik istriku. Tetapi body nya memanglah lebih yahud serta berisi. Paling utama buah dadanya yang sedari tadi kuperhatikan dekat F- Cup jauh lebih besar dibanding istriku yang cuman C- Cup.


Ah terdapat apa dengan diriku ini? Mengapa saya malah kepikiran menimpa badan istri orang. Kesimpulannya saya masuk pula ke gedung kantorku sembari berupaya membebaskan benak mesum itu dari otakku.


Hari demi hari lalu serta saya kerap sekali berangkat bareng dengan mbak Fitri, memanglah sih baik istriku ataupun suami mbak Fitri tidak sempat cemburu ataupun keberatan.“ Kasihan mbak Fitri mas jika sendirian jalur.” Kata istriku dikala saya bilang apa ia keberatan jika saya berangkat bareng dengan mbak Fitri. Memanglah sih dari tempat kost kami buat menggapai wilayah tempat kerjaku wajib jalur dekat 100 m mengarah jalur besar yang setelah itu wajib naik angkot sebanyak 2 kali supaya dapat hingga ke wilayah tujuan kami. Saya dapat membayangkan jika Mbak Fitri berangkat kerja saat sebelum terdapat saya dahulu semacam apa susahnya.


Pagi hari itu saya semacam biasa bersiap buat ke kantor serta istriku mengantarkan saya bekal makan siang. Nia memanglah juru masak yang profesional. Sepanjang ini saya tidak menolak masing- masing kali ia mengantarkan bekal sebab memanglah masakannya luar biasa lezat, maklum setahun kursus masak waktu kuliah dahulu.


“ Mas, maaf udah nungguin lama yah? Habisnya mas Susno tadi rewel terus memohon dilayanin sih. Maaf ya kalo kelamaan nunggunya.” Kata mbak Fitri ramah. Saya kaget pula memandang penampilan mbak Fitri kali ini. Memanglah ia menggunakan baju kerja namun rok nya kulihat lebih pendek dari umumnya begitu pula dengan kerah bajunya semacam lebih lebar serta terkesan lebih turun.


Mbak Fitri kemudian menggunakan sepatunya dengan posisi separuh menungging. Saya yang dikala itu lagi berdiri didepannya, kontan saja memandang panorama alam aduhai dari depan. Sejoli buah dada mbak Fitri semacam menggelantung seakan mau membebaskan dirinya dari bra warna ungu yang membungkusnya. Besar serta wujudnya indah sekali, batinku dalam hati.


Mas Susno betul- betul beruntung mempunyai istri semacam mbak Safitri. Telah menawan, bodynya bagus, dadanya pula besar, pastilah hebat dikala bermain diranjang. Sesaat saya menyamakan dengan istriku. Penyesalan timbul dibenakku. Akh, lelaki berbagai apa saya ini, membayangkan istri orang lain sedangkan saya sendiri telah beristri serta istrikupun pula senantiasa setia terhadapku.


Apalagi akhir- akhir ini paling tidak seminggu belum lama ini istriku terasa lebih hangat dari lebih dahulu. Kami jadi semacam pendamping suami istri baru lagi. Tadi malam saja ia memohon buat bercinta hingga 2 kali sementara itu lebih dahulu sangat 3 ataupun 4 hari sekali. Entah apa yang pengaruhi hasrat seksualnya saat ini ini.


“ Wah kok macet ya? Sementara itu jika melalui jalur ini tidak macet tuh jam segini.” Celetukku pelan. Mbak Fitri tersenyum terus meneruskan membaca novel laporan keuangan yang ia pegang. Sesekali saya melirik kearah pahanya yang tersingkap sebab mobilku ini memanglah tempat duduknya lumayan rendah jadi saya dapat memandang paha lembut mbak Fitri dengan jelas.


“ Eh mas. Kayaknya terdapat demo deh disitu? Waduh bakalan telat kalo ini.” Mbak Fitri nampak mulai takut. Memanglah benar terdapat demo di persimpangan jalur didepan kami. Entah apa topik demonya sebab saya pula tidak begitu hirau lagi, yang kupedulikan cumalah pekerjaanku di kantor serta peluang lirik- lirik paha mbak Fitri. Cukup buat selingan, batinku. Habis telah rasa penyesalanku tadi.


Untungnya kami hingga kantor pas pada waktunya. Kali ini hingga di kantor terdapat kejutan ialah temanku waktu kuliah dahulu yang saat ini bekerja selaku manager suatu industri kimia swasta berkunjung.


“ Wah, Rid, saat ini kalian udah berhasil ya. Telah jadi pimpinan cabang saat ini. Hahaha…” seloroh sobatku yang satu ini. Saya cuma membalasnya ringan, saya memanglah bukan jenis orang yang suka memamerkan prestasi sih.


“ Eh, wanita yang tadi bareng sama kalian itu siapa sih? Kece pula tuh wanita. Bodynya keren serta mukanya pula mantap memiliki tuh. Siapa sih? Kenalin donk!” goda Iwan temanku ini.


Saya cuma tersenyum simpul saja tetapi ia malah terus menjadi penasaran serta membombardirku dengan bermacam persoalan susulan.“ OK, OK, gua jawab. Ia tuh orang sebelah kost gua. Ia tinggal di kamar sebelah kamar kost gua. Lagian ia kerja didekat mari hingga dari itu gua anterin ia kesini barengan ma gua. And hanya data, ia udah memiliki suami bro.” kataku menarangkan daripada nanti di berondong persoalan lagi.


“ Heh? Emangnya istrimu tidak cemburu tuh? Kamu khan pendamping muda, umumnya istri suka cemburu jika suaminya bareng wanita lain yang menawan. Khan bawaan dari masa pacaran masih terdapat hahaha…” Iwan kembali menggodaku sembari melihat- lihat potret- potret di bilik ruang kantorku.


Saya cuma menghela napas saja,“ Istriku tidak semacam itu lagi. Ia orangnya kagak pencemburu. Ia pula yang nyuruh gua buat nganterin mbak Fitri dari pada ntar ia jalur sendiri khan kasihan.” Kataku padanya.


Iwan tertawa lagi,“ Wah boleh pula tuh. Kalo ntar saya memiliki istri saya pengin kaya istrimu tuh, orangnya tidak cemburuan. Tidak kaya pacarku saat ini ini, cemburuannya memohon ampun. Masing- masing jam telepon terus jika tidak ya sms. Dikira saya pembantunya apa yah…” selorohnya sembari tertawa. Memanglah sih pacar Iwan pencemburu berat sementara itu telah pacaran sepanjang 3 tahun lebih.


“ Tetapi Rid…” Iwan menimpali lagi,“ Memangnya kalian tidak terdapat rasa tertarik sama mbak Fitri itu? Ia menawan lho serta seksi lagi. Bayangin aja jika kalian di ranjang dilayanin ia sama istrimu…pasti seru tuh…hahahaha…. threesome gitu.” Katanya lagi.


Saya memanglah tidak kaget dengar perkataan itu dari Iwan sebab semenjak waktu kuliah dahulu memanglah mulutnya kerap menghasilkan ucapan- ucapan seronok apa terdapatnya. Ia sangat gemar berdialog soal seks meski tidak sempat berhubungan seks dengan wanita manapun sepanjang ini.


“ Halah…lo ini ngomong apaan sih. Mana ingin istri gua diajakin threesome. Ia orangnya konvensional kok.” Kataku pada Iwan. Memanglah sepanjang ini istriku senantiasa konvensional dalam bermain cinta. Sepanjang satu tahun ini kami cuma bermain cinta memakai gaya- gaya yang itu- itu saja. Kecuali 2 hari terakhir ini dimana kami berdua memakai style baru sama sekali dalam bercinta serta memanglah efeknya dahsyat. Saya sendiri tidak ketahui dari mana ia memperoleh style tersebut.


Sesiang ini saya memikirkan perkataan sahabatku itu. Threesome, kayaknya menarik tetapi mana ingin istriku melaksanakannya. Lagipula mana ingin mbak Fitri melaksanakannya sebab didekat kami pula ada suaminya. Pasti saja efek sangat besar bila suaminya hingga ketahui menimpa perihal ini.


Sore harinya saya menemukan kejutan keduaku. Mbak Fitri tiba berkunjung ke kantorku. Memanglah kala itu kantorku telah tutup serta tinggal saya bersama dengan 2 orang satpam diluar serta 2 orang petugas cleaning service.


“ Lho, mbak Fitri belum kembali? Ini khan telah jam 5 sore. Bukannya mbak Fitri berakhir kerja jam 4 tadi?” kataku sembari mempersilakan wanita menawan ini masuk kantor kerjaku.


Mbak Fitri tersenyum manis,“ Iya nih mas. Tadi aku telat kembali sebab pembukuan akhir bulan masih menumpuk kemudian aku kerjain aja sekaligus supaya esok lebih senggang waktunya. Kirain mas Ridwan belum berakhir kerjanya nyatanya telah ya…”


“ Akh, ini mbak, biasa tender dengan klien telah berakhir serta rapatnya diundur 3 hari lagi sebab klien yang satunya berhalangan muncul. Sesungguhnya sih jadwalnya kembali jam 6 nanti tetapi jika telah tidak terdapat yang dikerjakan ya ingin terlebih.” Kataku menarangkan. Memanglah para karyawan telah kembali semenjak jam 4 tadi sedangkan saya senantiasa disini sebab menjauhi macet serta biasa mulai kembali jam 7 ataupun separuh 7 buat menjauhi kemacetan.


“ Ohh gitu. Kirain lagi terdapat apa. Wah berarti aku mujur dong sebab tidak ketinggalan hehehe…” kata mbak Fitri bercanda. Dalam hatiku sih saya happy- happy saja malam ini ia kembali bareng denganku sebab malam ini ia gunakan baju yang sangat seksi. Mengapa wajib dilewatkan, iya khan?


Kami kemudian ngobrol berdua di ruangan kantorku sembari minum sereal hangat yang kubuat. Sesekali mbak Fitri alihkan silangan kakinya dari kiri ke kanan dikala seperti itu saya dapat memandang jelas celana dalam mbak Fitri sebab kami duduk berhadap- hadapan. Pahanya yang lembut putih itu terus menjadi lama membuatku terus menjadi tidak kuasa menahan rasa mau memeluknya serta mencumbu wanita menawan ini serta mengabaikan jika ia ini istri orang lain.


Jam telah menampilkan jam 6 malam. Masih tersisa waktu separuh jam lagi buat kami berduaan. Serasa hatiku ini tidak rela buat kembali serta mau berlama- lama dengan perempuan didepanku ini. Saya ketahui ini salah namun hasrat selaku seseorang lelaki membuatku tidak bisa berpikir jernih.


“ Mas, gimana jika sembari menunggu jam 7 kita makan dahulu. Didepan kantor terdapat warung makan yang lezat.” Usul mbak Fitri kepadaku. Saya sih setuju- setuju saja. Lagipula perutku pula telah mulai lapar. Sementara itu umumnya saya betah- betahin buat menahan lapar sehingga hingga dirumah nanti dapat makan masakan istriku. Namun kali ini berbeda.


Jadi pula kesimpulannya kami berdua makan di warung makan itu. Meski tidak begitu besar namun bersih serta masakannya pula lezat meski tidak seenak masakan istriku pastinya.


“ Telah jam 7 kurang 15 menit. Kita masuk mobil saja dahulu kayaknya jalanan telah mulai longgar tuh.” Kataku pada Mbak Fitri. Wanita ini mengangguk sepakat serta kesimpulannya kami masuk ke mobil sedanku.


Suatu peristiwa tidak terduga terjalin secara tidak terencana. Mbak Fitri tersandung dikala hendak masuk kedalam mobil. Badannya terhempas kedepan serta menindih saya yang telah duduk di sofa. Untung saja kepalanya tidak terantuk setir mobilku. Tetapi yang membuatku gugup merupakan kepalanya cocok sekali ambruk di atas selangkanganku. Tanganku pula tidak terencana tertindih payudaranya yang besar itu.


Entah apa yang merasukiku, tanganku tanpa bisa kukendalikan lagi meremas buah dada wanita ini. Mbak Fitri melenguh pelan kemudian bangkit dari terpuruknya. Mukanya memerah kayaknya menahan malu. Saya sendiri pula malu sehabis sadar jika batang kemaluanku nyatanya telah tegang dikala wajah mbak Fitri tanpa terencana memegang selangkanganku ini.


Kami berdua terdiam lumayan lama di dalam mobil ini. Saya berupaya membuka obrolan serta dikala seperti itu kami bertatapan muka. Pemikiran kami beradu lumayan lama. Entah apa yang mempengaruhiku, saya mulai berani mendekatkan wajahku kepadanya. Sesaat setelah itu bibir kami silih bersentuhan. Setan apa yang mendorongku saya sendiri pula tidak ketahui. Yang jelas selang sebagian detik saja kami telah silih melumat bibir satu sama lain. Mobil itu jadi saksi betapa panasnya ciuman kami berdua, diluar dugaan Mbak Fitri sangat mahir dalam berciuman. Ia pula tidak sungkan kala saya memakai lidahku dalam berciuman.


Tidak lumayan cuma itu, tanganku telah mulai meraba buah dada Mbak Fitri lagi yang dikala itu masih berbalutkan baju kerja. Saya copot jas kerjanya kemudian satu demi satu kancing kemeja Mbak Fitri saya lepaskan sampai saat ini tinggal bra warna krem- lah yang jadi penghalang mataku dengan buah dada indah perempuan menawan ini.


Remasan- remasan tanganku kayaknya telah sukses membangkitkan gairah terpendam kepunyaan Mbak Fitri. Ia terus menjadi liar saja. Apalagi tangannya telah berani mengusup kedalam celana panjangku serta cuma perlu waktu sebagian detik saja saat sebelum kesimpulannya ia sukses menciptakan batang penisku yang memanglah bukan cuma telah tegang namun telah basah. Mbak Fitri tersenyum begitu ketahui jika saya pula terangsang berat. Kemudian ia merebahkan kursinya serta mencopot bra yang ia gunakan sehingga saya dapat dengan bebas menikmati panorama alam indah tersebut.


Buah dada Mbak Fitri memanglah betul- betul besar. Cocok dengan dugaanku ialah F- Cup. Saya tidak tabah mau meremas serta menciumi buah dada indah tersebut beserta puting susunya yang telah tegang menantang itu. Sesekali badan Mbak Fitri membusung masing- masing kali saya menghirup puting susunya yang mancung itu.


Tanganku meraba Miss V perempuan menawan ini serta nyatanya celana dalamnya telah basah sekali. Tanpa pikir panjang lekas ku singkap rok mininya itu sehingga tersingkap keatas kemudian kutarik celana dalamnya sampai lepas. Saat ini bukan hanya buah dada Mbak Fitri yang nampak jelas namun pula vaginanya bisa jelas kulihat.


Wanita ini masih sedikit malu- malu kala saya sukses melucuti celana dalamnya. Sebelah tangannya berupaya buat menutupi vaginanya yang tercukup apik itu. Tetapi saya tidak ambil pusing, jemariku lekas bekerja disitu. Jari telunjuk serta jari kelingkingku membuka bibir Miss V Mbak Fitri yang telah basah itu sedangkan jaru tengan serta jari manisku kuarahkan kedalam vaginanya. Dengan gerakan menusuk- nusuk membuat mbak Fitri terus menjadi kalang kabut dibuatnya. Desahan demi desahan tidak terhindarkan lagi keluar dari mulutnya.


“ Akhh.. Mas.. jangan disitu…akhhh…” desahnya lagi dikala jemariku berkarya di liang kewanitaannya. Cairan pelumas lekas kembali meluber membasahi bibir Miss V perempuan menawan ini. Memanglah soal game jari saya telah pakar. Istriku saja hingga kubuat orgasme dengan jari saja.


Klitorisnya mulai mengencang serta ciri ia hendak orgasme terus menjadi dekat saja. Sebagian menit setelah itu berkat game jemariku di vaginanya ditambah dengan cumbuan tangan serta bibir beserta lidahku di sejoli payudaranya, Mbak Fitri menggapai klimaksnya. Ia mendesah lumayan keras sembari menahan jeritan nikmat. Bibir bawahnya ia gigit sendiri menahan sensasi kenikmatan yang meluap dari dalam dirinya. Badannya mengejang sesaat kemudian separuh menit setelah itu ia lemas.


Peluh membasahi badan seksi serta montok perempuan ini. Mbak Fitri kesimpulannya menggapai klimaksnya cuma dengan petting saja. Saya tersenyum melihatnya terduduk lemas di bangku mobilku yang telah ditumpukan.


“ Mbak Fitri betul- betul hebat. Mas Susno beruntung memiliki istri secantik serta seseksi mbak Fitri.” Pujiku.“ Saya sesungguhnya telah lama suka dengan mbak Fitri cuma saja senantiasa kutahan, saat ini saya telah puas dapat bermesraan dengan perempuan secantik mbak ini.” Pujiku lagi.


Wajah mbak Fitri memerah entah sebab pergumulan tadi ataupun sebab menahan malu sebab telah menyerahnya setengah dirinya padaku sementara itu ia memiliki seseorang suami yang menunggunya dirumah.


“ Mas Ridwan ini memujinya kok besar banget sih? Ntar saya jadi ke ge- er- an lho. Lagian mas Ridwan khan pula memiliki istri menawan. Tentu mbak Nia pula tiap malam merasakan kemampuan tangan mas Ridwan ini, beruntungnya mbak Nia ya…” ucap Mbak Fitri. Saya tersanjung dibuatnya sebab ia mengakui kehebatan jemariku ini. Belum pernah saya bicara seketika tangan Mbak Fitri memegang penisku kemudian dengan cekatan ia mengocoknya lama- lama.


Batang kejantananku yang lebih dahulu telah separuh tiang saat ini kembali perkasa cuma dengan sedikit sentuhan serta rangsangan dari Mbak Fitri. Kemudian tanpa kuduga Mbak Fitri memusatkan bibirnya ke ujung penisku serta menciumnya lama- lama kemudian lidahnya bermain di ujung penisku itu serta pada kesimpulannya segala batang kemaluanku itu dilumatnya masuk kedalam mulut perempuan menawan ini.


Rasanya bagaikan di awang- awang. Diiringi dengan rangsangan tangannya pada buah zakarku, mulut Mbak Fitri maju mundur seakan mengocok penisku sambil dari dalam, lidahnya tidak henti- hentinya melumat batang kemaluanku ini.


“ Mbak Fitri…akhhh…” desahku menahan rasa nikmat. Tidak perlu waktu lama hingga kesimpulannya saya merasa hendak menggapai klimaks. Kemudian Mbak Fitri mencabut penisku dari mulutnya begitu ia ketahui jika saya telah nyari ejakulasi. Saya kemudian memusatkan penisku ke belahan payudaranya. Mbak Fitri kemudian memakai himpitan sejoli payudaranya buat mengocok batang penisku ini.


“ Keluarin aja seluruh mas. Saya pengen mas Ridwan pula merasakan nikmat semacam yang saya rasakan tadi.” Kata Mbak Fitri sembari sesekali menjilati ujung kemaluanku.


“ Akhh.. mbak…aku keluar…akhhh…” racauku sembari kedua tanganku memencet pundak Mbak Fitri. Batang kemaluanku berdenyut sangat kilat kemudian cairan putih kental menyembur membasahi sejoli buah dada perempuan menawan ini apalagi sebagian pernah menyemprot kearah wajah Mbak Fitri.


“ Maaf mbak. Tadi tidak sempet saya kontrol. Wajah mbak jadi kotor deh.” Kataku memohon maaf.


Kamis, 22 Januari 2026

SEORANG WANITA MAHASISWA YANG VIRAL BERCUMBU MESRA DENGAN TEMAN NYA

   

Cerita Hot Seks Bebas Seorang Anak Kuliahan Di Kampus

 


Di hari pertamaku masuk kuliah

Salah satu perguruan tinggi di Semarang, tidak ada yang aku kenal satupun, sehingga aku seperti orang nyasar, bingung celingak-celinguk kesana kemari.

Sewaktu sedang bingung-bingungnya tiba-tiba ada cewek yang menegurku, ‘Eh, tau kelas MI1-3 nggak?


Eeiittss.., ternyata aku juga cari kelas itu.., lalu aku jawab, ‘mm.., saya juga tidak tahu, mendingan cari sama-sama yuk’. ‘Saya Gita’ dia sebut namanya duluan. ‘Aku Iwan’,

aku sebut namaku juga, di situlah aku mulai punya teman bernama Gita. Cewek manis ini mempunyai kulit kuning langsat, nyaris tanpa cacat, tinggi badan kira-kira 166 cm, dengan berat 49 Kg.

Tapi yang bikin aku tidak bosan melihatnya adalah dadanya yang menantang, cukup besar untuk ukurannya, tapi tidak terlalu besar sekali.

 Begitu pula dengan pantatnya, aku paling suka jika dia memakai jeans ketat, dengan kaos oblong warna putih. Kadang jika ia bercanda, ngomongnya nyerempet-nyerempet porno terus, walaupun sekali-sekali saja.

Tiga bulan sudah lamanya aku dekat dengannya, jalan kemanapun selalu bersama, walaupun dia belum resmi jadi pacarku, tetapi aku dan dia selalu berdua kemanapun. Sampai akhirnya aku dan dia pergi jalan-jalan ke daerah Dieng, salah satu daerah dingin di Jawa Tengah, niatnya cuma jalan-jalan saja, tidak menginap.


Entah kenapa hari ini dia mengajakku bercanda yang berbau porno terus, dari pagi hingga siang hari. Sampai akhirnya ia bertanya begini, ‘Wan, kalau kamu punya istri suka yang buah dada nya

besar atau sedeng-sedeng saja?’. Lalu aku jawab ‘Mm.., yang kayak apa ya?, kayaknya aku suka yang seperti punya kamu itu lho’. ‘Lho emang kamu pernah liat punyaku?’, tanya dia.

Aku bilang ‘Gimana mau liat, orang kamunya ajah nggak pernah kasih kesempatan.., heheheh’. Dia tanya lagi sambil bercanda, ‘Kalo aku kasih kesempatan gimana?



Suatu di mobil

Aku jawab, ‘Yaa.., nggak aku sia-sia’in’. ‘Emang berani?’, tantang Gita. ‘Siapa takut..’, jawabku tidak mau kalah. ‘Kalo gitu bukti’in!’, kata Gita. ‘Oke.., 

kita cari losmen sekarang.., gimana?’, tantangku gantian. ‘Siapa takut..’, jawabnya tidak mau kalah juga. Jujur saja aku masih berfikir bahwa ini cuma bercanda saja, 

sampai tiba-tiba di depan sebuah losmen, dia berkata, ‘Wan, disini ajah.., kayaknya losmennya bagus tuh’. ‘Deg!!’, jantungku terasa berhenti.


Dengan ragu-ragu kuarahkan mobilku masuk ke halaman losmen tersebut. Aku masih diam dan setengah tidak percaya. Terus dia berkata, ‘Kamu angkat tas-tas kita, aku yang check in.., OK?’.



Cerita Hot Seks Bebas

Seperti babu kepada majikannya, aku ikuti kata-katanya dan mengikuti langkahnya masuk ke losmen. Masuk ke kamar losmen langsung kita tutup dan kunci pintunya, aku masih terdiam terus duduk di atas kasur sampai dia berkata, ‘OK, sekarang aku kasih kamu kesempatan liat dadaku, tapi jangan macem-macem yaa?.


Tiba-tiba saja Gita menarik kaosnya ke atas, dan langsung melemparkan ke atas tempat tidur. Lalu dia terdiam sambil menatapku yang juga terdiam, walaupun sebenarnya aku sedang terpana.


Beberapa saat dia arahkan tangan kanannya ke pundak kirinya, digesernya tali BH-nya jatuh ke lengan. Lalu gantian tangan kirinya ke pundak kanan melakukan hal yang sama. Lalu tangan kanannya diarahkan ke punggung, tetapi tangan kirinya masih memegangi BH bagian depannya. Oh God.., Nafasku terasa berhenti di tenggorokanku.., BH-nya telah terlepas, tetapi masih ditahan bagian depannya oleh tangan kirinya. Gita terus memandangiku. Gita menggigit bibir bagian bawahnya.


Tiba-tiba ia berkata, ‘Aku nggak akan lepas ini, jika kamu nggak buka pakaianmu semuanya’ Aku ragu-ragu.., tetapi nafasku sudah tidak bisa diatur lagi.., aku buka kaosku.., aku buka jeansku.., lalu aku berhenti, tinggal celana dalam yang aku kenakan.., gantian aku yang menantang, ‘Aku nggak akan buka ini, jika kamu nggak lepas itu sekarang’ Gita diam sejenak lalu dia turunkan perlahan tangan kirinya dan akhirnya terlihat jelas buah dada nya yang kuning langsat dan benar-benar menantang.


Belum sempat aku rampung menikmati pemandangan ini, tiba-tiba ia melompat ke arahku dan mendorongku telentang di kasur, dengan cepat dia mencium bibirku. Aku yang masih kaget akan serangan mendadak ini tidak menyia-nyiakannya, kami saling berciuman, saling melumat bibir, ‘uugghh.., oohh..’, hanya kata itu yang Gita keluarkan.


Cerita Hot Seks Bebas –  Tiba-tiba saja di berdiri, dalam 5 detik celana jeansnya sudah terlepas. Kami sama-sama hanya memakai celana dalam saja, saling pandang tetapi itu hanya berlangsung 6 detik, dengan cepat ia menarik celana dalamku kebawah dan melepasnya.


Gita tersenyum dan sedikit tertawa, aku tak tahu dia senang melihat punyaku atau menertawai punyaku? Akupun tidak mau kalah, kutarik perlahan-lahan celana dalamnya sedikit demi sedikit, ternyata Gita sudah tidak sabar lalu dia tarik sendiri celana dalamnya dan melemparnya ke belakang, belum sempat celana dalamnya menyentuh lantai bibirnya sudah melumat bibirku,



Di Saat Kami Telanjang Bulat

‘oohh..’, kami sekarang benar-benar telanjang bulat. Gita mulai mencium leherku tapi itu tidak lama karena aku keburu membalik badanku. Sekarang gantian ia yang telentang di kasur.

Pemandangan yang indah sekali tetapi kali ini aku tidak mau lama-lama memandang, langsung aku berada diatasnya, kedua tangannya sudah kupegang dan tahan di samping kiri-kanan kepalanya. Aku ciumi lehernya, bibir, leher lagi. ‘Hhmmhh.., uugghh.., sstt’, cuma itu yang dia katakan.


Ciumanku sudah ‘bosan’ di leher. Aku mulai turun. Melihat gerakanku itu, tiba-tiba dia mengangkat dadanya. Kesempatan ini tidak kusia-siakan. Aku langsung ciumi buah dada nya sebelah kiri, sedang tangan kananku mengelus-elus buah dada nya yang kanan.


Cerita Hot Seks Bebas –  Kali ini tangan kirinya sudah memegang kepalaku. ‘sstt.., hh.., sstt..’, mulutnya berdesis seperti ular. Dia menarik rambutku dan kepalaku dan mengarahkan kepalaku ke buah dada nya sebelah kanan. Dengan t’.


Lalu dengan gigiku aku mulai mengigit-gigit sedikit puting susunya, kiri-kanan, kiri-kanan selalu bergantian dan adil. Sementara dari mulut Gita terus keluar kata, ‘Teruuss.., teruuss.., yang keras.., aahh.., gigit Wan.., gghh.., sstt’. Sementara punyaku sudah tegang keras.


Kepalaku mulai turun lagi tetapi tiba-tiba ia berteriak kecil, ‘Wan.., Iwan.., uugghh.., sekarang ajjaah.., masuk’iin.., nggak usah pake mulut lagi.., masukin sekaraanng.., plizz..’. Aku langsung di dorongnya. Sekarang ganti posisi, aku yang telentang dan Gita berada di atasku. Selangkangannya mencari-cari posisi, walau aku tahu pasti yang dia cari adalah punyaku.


Begitu posisinya tepat, Gita mendorongnya dengan kuat. ‘uugghh..’, sedang aku sedikit berteriak, ‘aahh’. Punyaku sudah terbenam di dalam selangkangannya. Gita terus menggerak-gerakan pinggulnya ke atas, ke bawah, kiri-kanan, naik-turun segala arah gerakan ia lakukan.


Matanya terpejam, bibirnya digigit seperti menahan sesuatu, sering dari mulutnya keluar kata-kata, ‘oohh.., sshhtt.., uugghh.., sshhss.., sshhiitt.., aacchh.., oouuhh..’, nafasnya tidak lagi teratur. Kedua tangannya meremas-remas buah dada nya sendiri, kepalanya sering menengadah ke atas, ‘uugghh.., oohh.., sshhsstt’.


Cerita Hot Seks Bebas –  Sedangkan aku hanya sanggup meremas sprei di kiri dan kananku dengan kedua tanganku. Gigi atas dan gigi bawahku sudah saling menekan, tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutku hanya suara nafasku saja yang terdengar. Kali ini aku yang mengambil alih ‘kekuasannya’ gantian kudorong tapi dia malah tengkurap, melihat pantatnya yang putih mulus.



Bernafsu Keras

Aku jadi tambah bernafsu untuk segera memasukkan punyaku ke punyanya. Aku angkat pinggulnya dan Gitapun mengangkat badannya dengan kedua tangan dan kakinya. Sekarang posisinya seperti mau merangkak


Langsung tanpa tunggu waktu lagi aku mencoba memasukan ‘adikku’ ke lubang vaginanya. Mmaasuukkiinn.., ceeppeett..’, Gita memohon kepadaku tapi belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya punyaku sudah masuk ke vaginanya. ‘oohh..’, dari mulutku keluar kata tersebut. Dengan semangat aku mulai mendorong ke depan, menarik, mendorong, menarik terus menerus seiring dengan gerakanku.


Cerita Hot Seks Bebas –  Gerakannyapun berlawanan dengan gerakanku, setiap aku mendorong ke depan ia mendorong pantatnya ke arahku diiringi desahan dan leguhan dari mulutnya. ‘uugghh.., aahh.., Sshshhss.., oohh.., uugghh..’. Tiba-tiba ia berteriak, ‘Iwaann.., sshh.., oohh’, aku merasakan sesuatu keluar dari dalam lubang kemaluannya tapi, ‘oohh.., oohh.., aacchh.., Gitt.., aakku..’. Akupun merasakan kenikmatan yang tiada bandingannya seiring dengan keluarnya cairan dari dalam punyaku. ‘oohh.., uugghh’, banyak sekali cairanku keluar. ‘Terus Wan.., keluarin semuanya..’, pinta Gita.


Tubuhku terasa sudah tidak kuat lagi berdiri. Aku langsung telentang di kasur, sedangkan Gita langsung memelukku dan menaruh kepalanya di dadaku. ‘Gita sayang sama Iwan’, hanya itu yang keluar dari mulutnya, lalu matanya terpejam sambil terus memelukku.