AWITOTO AWITOTO RAJABANDOT RAJABANDOT

Selasa, 03 Februari 2026

Cerita Sex Daniel Pergi Ke Gang Doly

  

Gang Doly




Dalam kondisi biji mataku senantiasa kujepitkan pada sela jendela itu buat memandang lebih jelas lagi kondisi dalam rumah itu, dibenak aku timbul ciri tanya apa itu badan istrinya Azis ataupun Azis sendiri ataupun orang lain. Apa orang itu tertidur pula sehingga tersingkap busananya ataupun memanglah terencana telanjang bundar. Apa dia lagi melihat kegiatan Televisi ataupun lagi memutar VCD porno, karena sedikit terdengar terdapat suara Televisi seakan film yang diputar.


Pertanyaanpertanyaan seperti itu yang senantiasa mengusik pikiranku hingga kesimpulannya saya kembali ke depan pintu semula serta berupaya mengetuknya kembali. Tetapi baru saja sekali aku ketuk, pintunya tibatiba terbuka lebar, sehingga saya sedikit kaget serta lebih kaget lagi sehabis melihat kalau yang berdiri di depan pintu merupakan seseorang perempuan muda serta menawan dengan baju sedikit terbuka sebab badannya cuma ditutupi kain sarung. Itupun cuma bagian bawahnya saja.


Selamat siang, kembali aku ulangi kalimat penghormatan itu.

Ya, siang, jawabnya sembari memandang wajah aku seakan malu, khawatir serta kaget.

Dari mana Pak serta cari siapa, tanya perempuan itu.

Maaf dik, numpang tanya, apa betul ini rumah Azis, tanya aku.

Betul sekali pak, dari mana yah? tanya perempuan itu lemah lembut.


Aku tinggal tidak jauh dari mari dik, aku mau ketemu Azis. Dia merupakan sahabat lama aku sewaktu kami samasama duduk di SMA dahulu, lanjut aku sembari menyodorkan tangan aku buat menyalaminya. Perempuan itu mebalasnya serta tangannya terasa lembut sekali tetapi sedikit hangat.


Oh, yah, syukur jika begitu. Nyatanya dia memiliki sahabat lama di mari serta dia tidak sempat ceritakan padaku, perkataannya sembari mempersilahkanku masuk. Sayapun langsung duduk di atas sofa plastik yang terdapat di ruang tamunya sembari mencermati kondisi dalam rumah itu, tercantum letak tempat tidur serta TVnya guna mencocokkan dugaanku sewaktu mengintip tadi


Sehabis aku duduk, aku bernazar menanyakan hubungannya dengan Azis, tetapi dia terlihat buruburu masuk ke dalam, entah dia ingin berpakaian ataupun mengambil sesuatu hidangan. Cuma berselang sebagian dikala, perempuan itu telah keluar kembali dalam kondisi berpakaian sehabis sebelumnya tidak mengenakan pakaian, apalagi dia bawa secangkir kopi serta kue kemudian diletakkan di atas meja kemudian mempersilahkanku mencicipinya sembari tersenyum.


Maaf dik, jika boleh aku tanya, apa adik ini kerabat dengan Azis? tanyaku penuh kekhawatiran kalaukalau dia tersinggung, walaupun aku semenjak tadi menebak jika perempuan itu merupakan istri Azis.


Aku kebetulan istrinya pak. Semenjak 3 tahun kemudian aku melakukan perkawinan di Kalimantan, tetapi Tuhan belum mengaruniai seseorang anak, jawabnya dengan jujur, apalagi pernah dia cerita panjang lebar menimpa latar balik perkawinannya, asal usulnya serta tujuannya ke Kota ini.


Sehabis aku menyimak ulasannya menimpa dirinya serta kehidupannya bersama Azis, aku bisa mengambil kesimpulan kalau perempuan itu merupakan suku di Kalimantan yang asal usul keturunannya pula berasal dari suku di Sulawesi. Dia kawin dengan Azis atas bawah jasajasa serta budi baik mereka tanpa didasari rasa cinta serta kasih sayang yang mendalam, semacam halnya yang mengenai keluarga aku.


Dia senantiasa berupaya serta berjuang buat menggali nilainilai cinta yang terdapat pada mereka berdua siapa ketahui nanti dapat dibentuk.


Jika ke kampung umumnya jam berapa datang di mari, tanyaku lebih lanjut.


Dekat jam 8. 00 ataupun 9. 00 malam, jawabnya sembari menoleh ke jam bilik yang bergantung dalam ruangan itu. Sementara itu dikala ini tanpa terasa jarum jam telah menampilkan jam 7. 00 malam.


Tidak lama sehabis itu, dia nampaknya buruburu masuk ke ruang dapur, bisa jadi dia ingin mempersiapkan makan malam, tetapi aku teriak dari luar jika aku baru saja makan di rumah serta melarangnya dia repotrepot mempersiapkan makan malam.


Tetapi dia senantiasa menyalakan kompornya kemudian memasak seakan tidak menginginkan saya kembali dengan kilat. Tidak lama setelah itu, iapun kembali duduk di depan aku melanjutkan perbincangannya. Sayapun tidak kehilangan bahan buat menemaninya. Mulai dari soalsoal pengalaman kami di kampung sewaktu kecil sampai soal rumah tangga kami masingmasing.


Ti.. Ti.. Dak bisa jadi aku jalani itu dik, tetapi emangnya jika aku ngintip mengapa? kataku terbatabata, maklum aku tidak biasa bohong.


Tidak permasalahan, hanya itu tadi, aku jika tidur tidak sering gunakan busana, terasa panas. Tetapi perasaan aku berkata jika terdapat orang tadi yang mengintipku melalui jendela sewaktu saya tidur.


Makanya aku terbangun bertepatan dengan ketukan pintu ayah tadi, ulasnya curiga tetapi senantiasa dia ketawaketawa sembari memandangiku.


Meter.. Mmaaf dik, sejujurnya aku pernah mengintip melalui sela jendela tadi berhubung aku sangat lama mengetuk pintu tetapi tidak terdapat jawaban. Jadi aku mengintip cuma buat membenarkan apa terdapat ataupun tidak terdapat orang di dalam tadi.


Aku tidak memiliki iktikad apaapa, kataku dengan jujur, siapa ketahui dia betul melihatku tadi, saya dapat dikatakan pembohong.


Jadi apa yang ayah amati tadi sewaktu mengintip ke dalam? Apa ayah pernah melihatku di atas tempat tidur dengan telanjang bundar? tanyanya penuh selidik, walaupun dia masih senantiasa senyumsenyum.


Aku tidak pernah memandang apaapa di dalam kecuali cuma kilatan sinar Televisi serta sepotong kaki, tegasku sekali lagi dengan terus cerah.


Tidak apaapa, aku yakin perkataan ayah saja. Lagi pula sekiranya ayah melihatku dalam kondisi tanpa busana, ayah tentu tidak heran, serta bukan soal baru untuk ayah, sebab apa yang terdapat dalam badan aku pasti sama dengan kepunyaan istri ayah, yah khan? ulasnya penuh canda. Kemudian dia berlari kecil masuk ke ruang dapur buat membenarkan apa nasi yang dimasaknya telah matang ataupun belum.


cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex,


Senin, 02 Februari 2026

Cersex Pemuda Cinta Satu Malam Yang Penuh Gairah Hot

    



 Tok.. tok.. tok..” terdengar ketukan pada pintu depanku, istriku yang duduk di kursi lekas bangkit serta berjalan buat membuka Pintu,” Eh…kamu.!…” sapa istriku kala ketahui siapa yang baru tiba…“Pap…Rian..”istriku memberitahuku.“ Ohhh.. suruh masuk!..” jawabku, tidak berapa lama setelah itu Rian masuk serta menyalamiku sedangkan istriku memanggil ketiga anakku serta memberitahukan mereka tentang kehadiran Rian, 2 anakku berantakan memeluk Rian, cuma anakku yang awal yang tidak begitu bersemangat dengan kedatangannya, keluarga kami memanglah sangat akrab dengannya, ia ialah salah seseorang mantan stafku dikala saya bekerja di kota C, saat ini kami telah Pindah di kota B yang jaraknya 6 jam ekspedisi dari kota C, serta baru kali ini kami bertemu semenjak terakhir kali Rian mendatangi kami dekat 8 bulan kemudian.


Dikala malam mulai datang, saya serta istriku mengajaknya makan di luar, ketiga anakku ditinggal di rumah bersama kedua pembantuku. kami berangkat mengarah suatu restoran seafood yang sangat populer dikotaku dengan atmosfer pinggir tepi laut yang aman, berakhir makan kami bertiga ngobrol tentang masa kemudian, terkadang kami menceritakan tentang kejadian- kejadian konyol yang kami natural dikala masih satu kantor, perbandingan antara pimpinan serta bawahan tidak nampak antara kami, yang terdapat semacam teman lama yang baru bertemu,


Waktu membuktikan jam 9 malam kala saya danistriku mengajaknyaminum di LCC, suatu tempat hiburan malam yang posisinya di lantai bawah Hotel BS, tempatnya tidak sangat ramainamun suasananya lumayan aman buat jadi opsi bersantai serta hiburan.. saya serta istriku memanglah kerap ke LCC, tidak hanya suasananya aman, lampu yang redup membuat kami merasa nyaman sebab tidak gampang orang mengidentifikasi kami dikala terletak disana.


Suara music dari Band yang mengantarkan lagu lagu TOP Country menggema di tiap sudut ruangan. jack daniel serta coca cola menemani kami menikmati atmosfer Pub yang lumayan hitam serta hawa yang terasa dingin, waiters menuangkan jackdaniels campur Cola ke gelas yang sudah disiapkan kemudian mempersilahkan kami buat minum. sekali tenggak seluruh minuman di gelas habis kami minum.. sehingga istriku berinisiatif buat menuangkan kembali minuman ke dalam gelas. demikianlah kami menikmati atmosfer malam Sabtu sehingga tanpa kami sadari telah 2 botol jack Daniels kami habiskan bertiga serta kamibenar- benar mabuk


Jam 11 malam Band digantikan oleh DJ, suara house music mengiringi liukan sexy Dancer diatas panggung, para wisatawan mulai turun ke Dance Floor, istriku berbisik“ turun ayo!…” kata istriku sembari menarik tanganku,“ Boleh…Rian kita ajak pula ya!…” jawabku, dankamipun turun ke dance floor. Pengaruh alkohol membuat istriku agak kehabisan kontrol, ia mulai melaksanakan tarian erotis menjajaki dancer diatas panggung dengan menjadikan tubuh Rian selaku sandaran, sedangkan Rian nampak canggung mengimbangi tarian istriku. Perihal ini memanglah biasa dicoba istriku dikala mabuk berat, Sedangkan saya berjoget ringan.


dekat jam 12 timbul keinginanku buat menunaikan hajat yang tidak dapat kutunda. saya berpamitan kepada istriku dengan berbisik,“… saya ketoilet sebentar…” kataku”.. ok..” jawab istriku singkatdan kesimpulannya saya berangkat ke wc.


Lumayan lama saya terletak di wc, memanglah telah jadi kebiasaanku, kadangkala saya memainkan Permainan di HPku dikala buang hajat sehingga tidak kurangdari separuh jam, saya baru keluar serta kembali ke Pub. Di Dance Floor, Rian serta Istriku tidak kutemukan, akupun mengarah ke Tableku, namun disanapun kosong sehingga saya menyapu pemikiran ke seluruh arah. atmosfer yang lumayan hitam menyulitkanku buat menciptakan mereka berdua. akupun memutuskan buat berkelilingSampai kesimpulannya mata tertuju kepada seseorang perempuan yang dipeluk dari balik oleh seseorang laki- laki di pojok yg lebih hitam dari zona yang lain, namun baju putih yang dikenakan istriku bercahaya terserang pantulan lampu Disco, saya bisa membenarkan jika itu memanglah istriku, serta si laki- laki tiada lain merupakan Rian.


Rian menyongsong gerakan pantat istriku dengan menjajaki goyangan istriku, Kedua tangan Rian meremas belahan pantat istriku, lagi mulutnya menghirup buah dada istriku bergantian….“mmmhhh…. Goyang Sayang…”….“ rasakan keperkasaan Kontolku….” Guman Rian di kuping istriku membuat istriku terus menjadi bernafsu serta menaikkan kecepatan goyangannya, Kadangkala sembari berbisik Rian melumat kuping istriku yang buatnya menggelinjang keenakan. Perihal ini berlangsung sebagian lama hingga kesimpulannya seketika badan istriku mengejang, kedua tangannya menjambak rambut Rian serta kedua buah dadanya dibusungkan. Dengan gigi nyaris terkatup istriku menjerit panjang…”…. Ohhhh…. A.. ku… Ke…. lu.. a…a.. a.. a…r…. setelah itu badan istriku juga rubuh semacam kain tertiup angin di sebelah Rian.


Sesungguhnya saya telah sangat terangsang, namun sensasi yang kudapatkan kala memandang istriku di setubuhi Rian, membuatku mengurungkan hasrat buat mendatangi mereka, mataku tidak berkedip memandang adegan demi adegan., Rian tidak ingin lambat- laun membiarkan istriku istirahat, diraihnya kembali pinggang istriku serta dibaliknya, kemudian dinaikan sehingga posisi badan istriku jadi nungging. Dengan kedua lutut bertumpu pada kasur, rian memusatkan kontolnya ke Miss V istriku“…aughhh..” istriku menjerit pelan kala Kontol Rian kembali merambah vaginanya…


Saya percaya dalam hati Rian serta Istriku berkecamuk bermacam benak, istriku berkali kali menghasilkan kontolku dari mulutnya serta mengatakan lirih…“…maafin saya ya…” tetapi saya langsung menyodorkan kembali kontolku ke mulutnya tanpa menghasilkan sepatah kata pun… hingga kesimpulannya rian hadapi orgasme dengan melolong…”…Ohhhhh….” Nampak pantatnya memencet kokoh sehingga kontolnya amblas kedalam Miss V istriku dengan menyemprotkan mani di dalamnya…


Sehabis rian memperoleh orgasmenya, Istriku mengambil alih posisi, ia naik ke atasku serta mulai mengocok penisku dengan vaginanya dalam posisi duduk, nyatanya istriku mau membagikan kepuasan kepadaku. Gerakannya yang binal serta penuh nafsu membuatku merasakan kenikmatan yang belum sempat didapatkan lebih dahulu, Sedangkan kulirik Rian termenung dengan wajah ketakutan, kesimpulannya istriku memperoleh orgasme keduanya bertepatan dengan semprotan spermaku di vaginanya yang jadi semprotan kedua malam ini…


Jam 8 pagi kami seluruh sudah terbangun, Tidak terdapat sepatah kata juga keluar dari mulut Rian… tetapi istriku kesekian kali memohon maaf padaku, sementara itu saya telah menanggapi jika saya memaafkannya… hingga kesimpulannya atmosfer mencair sehabis saya bicara kepada mereka berdua kalau saya tidak mempermasalahkan peristiwa tadi malam..


Para pembaca sekalian… cerita diatas betul- betul terjalin, namun dengan alibi privacy aku terencana memodifikasinama pelakon serta nama kota… saya serta istriku terkadang masih melaksanakan seks threesome dengan Rian. terkadang Rian bawa sahabat wanitanya buat bergabung bersama kami, kondisi itu bersinambung hingga saat ini…



Sabtu, 31 Januari 2026

Pulang Sekolah Mesum Bersama Saudara Sendiri

    



Berupaya mengingat ingat lagi memory peristiwa lenyap perjaka gua. Kira kira itu tahun 2011 dimana dikala itu usia gue masih 17 tahun. Hari hari kulewati ngegym semacam biasa hingga kala hari yang gue ga sempat mimpikan dateng. Ya ia merupakan tante neny. Jadi dahulu semasa smp gue kerap banget nginep drmh temen gw sang radit. Berhubung sang tante ini statusnya janda, jadi ia pintar menjaga diri. Badan yg tdk sangat besar kisaran 155cm dengan toked kisaran 36B membuat gue yg baru puber kala smp itu senantiasa konak serta tiap tante memakai daster malem malem. Gue senantiasa coli di toilet sembari menciumi aroma cd nya. Skip skip tidak terdapat aktivitas exe cuma prosesi virtual sex aja di benak 


Sebenernya disini gue uda pengen menyudahi buat tidak melanjutkan tahap kedua cardio sebab kaki gue uda berasa ingin patah. Gue type yg giat ngegym tetapi kaya biasa laki laki muda pada biasanya gue fokus di gedein tangan dada serta punggung aja. Nyaris senantiasa skip leg Day serta cardio sebab bagi gue, tubuh gue lumayan kurus. Muka nya tuh mirip mirip sama artis hongkong cecillia cheung tp ini bisa jadi tipe kw nya. Sehabis beres dokter cardio, gue luangkan lg ngbrol dgn sang tante. Nyatanya sepanjang ini kita satu gym serta ia ini senantiasa dateng jam 7 pagi utk gym serta sebab gue pada dikala itu masih sekolah gue senantiasa dateng sore ataupun malem walhasil ga sempat ketemu serta kebetulan ini pekan jd gue dateng pagi krn malming kmrn gue gak tidur sampai larut malam nyatanya cukup dalam hati gue, gue bs dapet imajinasi sex tante neny ibarat nya nostalgia smp kerap imajinasi mamanya radit bisa jadi puluhan x. Sebab wangi aroma cd sisa tante ini masi membekas di otak gue. 


Jujur gan pada dikala itu gue masih perjaka serta ga sempat kepikiran kalau gue hendak meniduri ia sesuatu hari. Jd sasaran gue centimeter bs hanya bergesekan aja sama tante neny.


Hingga pada sore saya chat sang tante. Gram: sore tan, tante jd gym gak hari ini? Saya uda otw ke situ nih. N: jadi donk gus, kilometer jd kan PT in tante, tangan tante uda mulai kendur nih bisa jadi sebab tante uda lumayan berusia kali ya. Gram: buset tan, jika kaya tante aja udah kendur gmn yg lain tante, jujur jika orang ga tahu bisa jadi hendak mengira tante masih wanita mana tante sexy lg( saya sembari muji serta merayu berharap ia seneng pula) N: ah bs aja kilometer gus, yawis tante nyetir dahulu ya. Seee u sembari kasih emo cium. Gram: alamak bawah gue benak mesum dikasih emoticon kiss aja uda ngaceng an lg gue gan. Tp ane sukses nahan napsu buat nyoli sebab kemaren uda 2 ronde virtual dgn body tante neny.


Ah kilometer bs aja loh gus, tante ni uda tua tp wajib pandai rawat diri supaya masih d lirik org gus. Gram: buru buru saya menawarkan utk ngecek tangan nya kemudian ak izin utk mijat tangan yg ktnya keseleo. Saya sempat sedikit belajar dokter temen gym yg sempat hadapi perihal yg sama Mulai saya pijet, sumpah gan halus bgt ga terdapat kerutan sama sekali. Kemudian sesekali saya pura pura pijit agak jauh supaya terserang ketiak ia yg basah keringat. Sedikitpun ga jijik malah jd agak sange, kemudian semacam ia agak kesakitan cocok saya tekan luruskan urat yg keseleo jd agak d tarik tangannya sehingga tgnku memegang sedikit buah dada tante neny. N: nah agak enakan gus, tp kayaknya ga bs d lanjut lg ni masih agak sedikit sakit.


Gue kaget banget bukan seneng tp melainkan deg deg an ini awal x nya dlm hidup megang paha cewe. Sampe gw centimeter diem kaya batu megang paha nya gak d elus elus. N: nah kan cupu kilometer gus pegang nya aja kaku, tidak diragukan kilometer perjaka gus. Gram: ak centimeter diem aja pura pura ga amati tante. Saya juga mengiyakan buat ngurut sang tante. Kemudian ia balik dgn bawa minyak zaitun dgn memakai daster d atas lutut. Anjing gan gue bener bener sange. Gua percaya banget sang tante ga pake BH serta tentu ga pake cd sebab daster ia lumayan ketat serta tidak terdapat garis celana dalam. Oke gan lanjut nanti ane wajib balik kerja lagi


Kesimpulannya beres, gue langsung tuncep balik ke arah rmh tante neny. Tetapi kayaknya kondisi tidak berpihak ke gue. D depan rmh nya terdapat parkir alphard gelap dgn bodyguard serta begitu gue ingin melangkahkan kaki. Hp gue berdering serta gue liat layar nyatanya sang tante nelp gue. Serta mengatakan buat membatalkan tahap pijat sebab terdapat tamu. Fakkkkkkk, mendadak gue kesel sekesel nya. Bisa jadi gue jd anak durhaka tetapi untuk gue yang memanglah masi perjaka serta belom sempat megGnng megang cewe ini suatu yg bener bener parah terlebih gue uda maniak banget nyoli. Dengan sedikit jengkel gue kembali ke rmh serta berfikir keras gimana triknya supaya gue bs tetep ngurut body tante neny. Kesimpulannya jam menampilkan jam 10 malem. Tp malah lemes banget ini tubuh. Tante rehat dahulu ya. Nanti lusa kita coba tahap kedua PT ya. Gram: dalam hati gue mengatakan anjing bener tebakan gue tadi tentu om om pacarnya tante neny yg ngentot in ia terus. Secara ia uda menjanda 3 tahunan tentu terdapat om om yg ngentot in ia terus secara body ia semlohai, tubuh putih lembut serta pula muka menawan dimensi early 40. Terpaksa malam ini gue wajib coli lg serta lagi, sembari mandangin titit gue. Nyatanya kalian masi wajib perjaka malam ini nak……..

Jumat, 30 Januari 2026

Pacar selingkuh sampai hamil

   

 


Cerita ini terjalin sebagian waktu yang kemudian. Seluruhnya bermula kala penerimaan mahasiswa baru di kampusku. O iya, saya merupakan salah satu mahasiswa di salah satu akademi besar ternama di kotaku. 


Pada hari kedua orientasi pengenalan kampus, saya berkenalan dengan seseorang mahasiswa baru yang bernama Reny serta berasal dari luar pulau. Anaknya imut- imut, manis serta lucu, membuatku sangat tertarik kepadanya. Bermacam metode juga kucoba buat melaksanakan pendekatan, sehingga sukses menjadikannya pacar.


Pendek cerita, sehabis 2 bulan pacaran saya mengajak ia jalan- jalan ke rumahku yang kebetulan lagi kosong. Sehabis hingga di rumah, kami menceritakan sebentar, mulai dari hal- hal yang berbau kampus sampai memegang permasalahan seks. Nyatanya dia melayaniku dengan semangat, hingga pikiranku juga melayang ke hal- hal yang tidak- tidak. Lambat- laun kudekatkan tubuhku padanya dengan hati- hati, khawatir siapa ketahui ia menolak. Diluar dugaan, ia tidak menjauh, hingga kucoba lebih jauh lagi dengan metode menciumnya. Nyatanya ia membalas kecupanku dengan penuh nafsu. Saya jadi lebih berani lagi.


Saya berupaya buat membuka pakaian serta celana panjang yang dia gunakan. Ohh betapa indahnya wujud badannya kala kulihat cuma memakai penutup buah dada serta celana dalam putihnya. Saya juga tidak tahan lagi, sembari mengulum bibirnya yang basah, saya juga membuka segala pakaianku. Ia kaget serta takjub kala memandang batang kemaluanku yang besar sudah tegang.


Sehabis bersih dari cairan mani serta cairan kewanitaannya, saya juga mengecup bibirnya dengan hangat. Kami kembali melaksanakan percintaan sembari berpelukan di dasar lantai. Tidak terasa kami juga tertidur pulas.


Sehabis terbangun, saya memandang Reny masih tertidur pulas di lantai. Saya duduk sebentar di kursi. Seketika saya teringat pengalaman masa kemudian dikala saya berusia 15 tahun. Saya memiliki seseorang tante yang bernama persis dengan nama pacarku ini. Ya, nama tanteku pula Reny. Waktu itu saya serta tante tinggal serumah, sebab bapak serta ibuku lagi keluar kota buat mengurus pernikahanpamanku.


Tengah malam saya terbangun sebab tidak tahan hendak serbuan nyamuk yang tidak ketahui diri itu. Saya berputar ke arah tanteku serta memandang ia tertidur pulas sekali. Sebab kamar itu cuma diterangi lampu pijar 10 watt, hingga samar- samar saya bisa memandang badan molek tanteku yang terbaring memicu. O ya, meski telah berusia 26 tahun, tanteku memiliki wajah yang masih sangat muda serta menawan. Entah sebab nafsu, saya memberanikan diri mendatangi tanteku. 


Saya berupaya mengintip serta memandang gundukan kecil dari balik celana dalamnya. Ah, betapa saya mau memandang yang terdapat di balik celana dalam itu.


Seketika tanteku terbangun,“ Hei.., apa yang kalian jalani..?”


Sebab kaget, saya juga menanggapi asal- asalan,“ Tadi saya memandang tikus tante..”


Tante Reny menjerit sembari memelukku,“ Ahh.., dimana tikusnya..?”


Sembari terbata- bata sebab gugup, saya menanggapi kalau tikusnya telah lari. Saya juga kembali ke tempat tidur serta kesimpulannya tertidur pulas sampai pagi hari.


Malam harinya saya terencana tidak tidur supaya dapat mengambil peluang semacam malam lebih dahulu. Serta dikala itu juga datang. Pas tengah malam, dikala kulihat tanteku tertidur pulas, saya mengendap ke tempat tidurnya serta berupaya mengintip. Sembari membayangkan yang tidak- tidak, saya tidak menyadari kalau celanaku telah merosot turun. Ya, tanteku nyatanya tidak tidur.


“ Masih belum tidur, De..?” tanyanya.


Saya juga sadar sebab tenyata tante Reny memegang batang kemaluanku serta mengatakan,“ Wah.., telah besar yaa..?”


Tidak cuma itu saja, sebab setelah itu tanteku bagun dari tempat tidurnya serta langsung mengulum kemaluanku yang telah jelas berdiri dengan tegaknya. 


“ De.., mari naik..! Tante ketahui kok kalian pula mau kan..?” katanya manis berupaya membujukku.


Saya juga naik serta tanteku membimbing batang kemaluanku yang dikala itu masih belum sangat besar masuk ke dalam liang kewanitaannya sembari mengerang.


“ Mari.. De.., kalian tentu dapat. Jangan diam begitu dong..! Gerakkan maju mundur. Ayoo, yahh.. begitu.., ahh lezat De..!” katanya kesetanan.


Betul- betul saya berupaya mengerahkan seluruh kekuatan serta kemampuan yang kudapat dari sebagian kali menyaksikan film porno buat menerapkannya pada perbuatan kami itu.


“ Terus De.., terus.., tante merasa lezat..!” katanya menyanjung goyangan tubuhku serta rudalku yang berupaya memuaskan gairah kenikmatan tanteku.


“ Wah.., belum apa- apa telah keluar. Tetapi tidak apa- apa.., normal kok untuk pendatang baru..”


“ O ya.. tante.., wajarnya berapa lama baru air sperma keluar..?” tanyaku tanpa malu- malu lagi.


“ Satu jam..” katanya sembari tersenyum simpul.


Kami terus saja melaksanakan perihal itu dalam bermacam berbagai style. Saya pasti saja menikmatinya, sebab itu ialah pengalaman seks pertamaku.


Sehabis malam itu, kami sebagian kali melaksanakan ikatan seks hingga energi tahanku betul- betul terbukti. Kami melaksanakan antara lain di kamar mandi, kursi serta pasti saja kamar tanteku. Memanglah saat- saat bersama tanteku dahulu, ialah kenangan yang indah buat kehidupan seksku.


Saya terus saja melamun hingga kudengar suara Reny menegurku,” Kak.., antarkan saya kembali..!” katanya sembari merangkul diriku.


“ Eh, Reny.., kalian telah bangun..?” tanyaku terbata- bata sebab kaget.


“ Kak.., lain kali kita buat lagi yaa..?” pintanya manja.


“ Iyalah.., nanti. Enakkan..?” tanyaku lagi.


“ Iya.. Kakak hebat mainnya, Reny hingga ketagihan..!“ Iya dong.., siapa dahulu..!” balasku pula sembari mencium keningnya.


Setelah itu saya juga mengantar Reny kembali serta tersenyum puas.


Kamis, 29 Januari 2026

Cerita Hot Dewasa Selingkuh Dengan Ibu Enna Yang Cantik

   



Cerita Sex

Dengan sedikit agak ragu pula kudekatkan bibirku mendekati bibirnya. Cup.. dengan begitu lembutnya saya merasa kelembutan bibir itu. Aduh lembutnya, dengan cekatan saya telah menarik badannya ke rangkulanku, dengan sedikit agak bernafsu kukecup lagi bibirnya. Dengan sedikit terbuka bibirnya menyongsong dengan lembut.


Kukecup bibir bawahnya, eh.. tanpa kuduga ia balas kecupanku. Peluang itu tidak kusia- siakan. Kutelusuri rongga mulutnya dengan sedikit kukulum lidahnya. Kukecup,“ Aah.. cup.. cup.. cup..” ia pula mulai dengan nafsunya yang membara membalas kecupanku, terdapat dekat 10 menitan kami melaksanakannya, tetapi kali ini ia telah dengan mata terbuka. Dengan sedikit ngos- ngosan seperti habis kerja keras saja.

“ Aah.. jangan panggil Bunda, panggil Enna aja ya!


Kubisikkan Bunda Enna,“ Enna kita ke kamarku aja ayo!”. 

Dengan sedikit agak kaget pula tetapi tanpa perlawanan yang berarti kutuntun ia ke kamarku. Kuajak ia duduk di tepi tempat tidurku. Saya telah tidak tahan lagi, ini saatnya yang kutunggu- tunggu. Dengan lama- lama kubuka kacing bajunya satu persatu, dengan lahapnya kupandangi badannya. Ala mak.. indahnya badan ini, kok tidak terdapat sih pria yang kepengin buat mencicipinya. Dengan sedikit membungkuk kujilati dengan telaten.


Cerita Sex

Pertama- tama belahan gunung kembarnya.“ Ah.. ssh.. terus Ian”, Bunda Enna tidak tabah lagi, BH- nya kubuka, terpampang telah buah kembar yang montok dimensi 34 B. Kukecup ganti- gantian,“ Aah.. ssh..” dengan sedikit agak ke dasar kutelusuri sebab dikala itu ia pas memakai celana pendek yang kainnya agak tipis serta celananya pula tipis, kuelus dengan lembut,“ Aah.. saya pula telah mulai terangsang.


Kusikapkan celana pendeknya hingga terlepas sekalian dengan celana dalamnya, hu.. cantiknya gundukan yang mengembang. Dengan lembut kuelus- elus gundukan itu,“ Aah.. uh.. ssh.. Ian kalian kok pintar sih, saya pula telah tidak tahan lagi”, sesungguhnya memanglah ini merupakan pendatang baru untuk saya, eh warnanya Enna pula telah kepengin membuka celanaku dengan sekali tarik aja terlepas telah celana pendek sekalian celana dalamku.“ Oh.. besar amat”, katanya. Kira- kira 18 centimeter dengan diameter 2 centimeter, dengan lembut ia mengelus zakarku,“ Uuh.. uh.. shh..” dengan teliti saya berganti posisi 69, kupandangi sejenak gundukannya dengan tentu serta lembut.


Saya mulai menciumi dari pusarnya terus turun ke dasar, kulumat kewanitaannya dengan lembut, saya berupaya memasukkan lidahku ke dalam lubang kemaluannya,“ Aah.. uh.. ssh.. terus Ian”, Enna mengerang.“ Saya pula lezat Enna”, kataku. Dengan lembut di lumat habis kepala kemaluanku, di jilati dengan lembut,“ Assh.. oh.. ah.. Enna terus sayang”, dengan lahap pula kusapu seluruh bilik lubang kemaluannya,“ Aahk.. uh.. ssh..” dekat 15 menit kami melaksanakan posisi 69, telah kepengin berupaya yang namanya bersetubuh. Kurubah posisi, kembali memanggut bibirnya.


Cerita Sex


Telah terasa kepala kemaluanku mencari sangkarnya. Dengan dibantu tangannya, ditunjukan ke lubang kewanitaannya. Sedikit demi sedikit kudorong pinggulku,“ Aakh.. sshh.. pelan- pelan ya Ian, saya masih perawan”, katanya.“ Haa..” saya kaget, benar rupa- rupanya ia masih suci. Dengan sekali dorong lagi telah terasa licin. Blesst,“ Aahk..” teriak Enna, kudiamkan sebentar buat melenyapkan rasa sakitnya, sehabis 2 menitan lamanya kumulai menarik lagi batang kemaluanku dari dalam, terus kumaju mundurkan.


Bisa jadi sebab baru awal kali cuma dengan waktu 7 menit Enna..“ Aakh.. ushh.. ussh.. ahhkk.. saya ingin keluar Ian”, katanya.“ Tunggu, saya pula telah ingin keluar akh..” kataku. Seketika mengencang telah lubang kemaluannya menjepit batang kemaluanku serta terasa kepala batang kemaluanku disiram sama air surganya, membuatku tidak kokoh lagi memuntahkan..“ Crot.. crot.. cret..” banyak pula air maniku muncrat di dalam lubang kemaluannya.“ Aakh..” saya lemas habis, saya tergeletak di sampingnya.


Dengan lembut ia cium bibirku,“ Kalian menyesal Ian?” tanyanya.“ Ah tidak, kitakan bersama ingin.” Kami cepat- cepat berberes- beres biar tidak terdapat kecurigaan, serta semenjak peristiwa itu saya kerap bermain cinta dengan Bunda Vivien perihal ini pasti saja kami jalani bila di rumah lagi hening, ataupun di tempat penginapan apabila kami telah lagi kebelet serta di rumah lagi ramai. semenjak peristiwa itu pada diri kami berdua mulai bersemi benih- benih cinta, serta saat ini Bunda Vivien jadi pacar gelapku. Cerita Hot Dewasa


Rabu, 28 Januari 2026

cerita sex birahi seorang wanita xidu terbaru

   


Ngeseks Dengan Om Demi Menjadikan Namaku Terkenal

Aku, seorang model Junior, diperkenalkan oleh temanku pada seorang fotografer ternama supaya aku bisa diorbitkan menjadi model terkenal.

Temanku ngasi tau bahwa om Andi, demikian dia biasanya dipanggil, doyan daun muda. Bagiku gak masalah, asal benar2 dia bisa mendongkrak ratingku sehingga menjadi ternama.

Om Andi membuat janjian untuk sesi pemotretan di vilanya di daerah Puncak. Pagi2 sekali, pada hari yang telah ditentukan, om andi menjemputku. Bersama dia ikut juga asistennya, Joko, seorang anak muda yang cukup ganteng, kira2 seumuran denganku. Tugas Joko adalah membantu om Andi pada sesi pemotretan.

Mempersiapkan peralatan, pencahayaan, sampe pakaian yang akan dikenakan model. Om Andi sangat profesional mengatur pemotretan, mula2 dengan pakaian santai yang seksi, yang menonjolkan lekuk liku tubuhku yang memang bahenol. Pemotretan dilakukan di luar.

Bajunya dengan potongan dada yang rendah, sehingga toketku yang besar montok seakan2 mau meloncat keluar. Joko terlihat menelan air liurnya melihat toketku yang montok.

Pasti dia ngaceng keras, karena kulihat di selangkangan jins nya menggembung. Aku hanya membayangkan berapa besar kontolnya, itu membuat aku jadi blingsatan sendiri.filmbokepjepang.com

Setelah itu, om Andi mengajakku melihat hasil pemotretan di laptopnya, dia memberiku arahan bagaimana berpose seindah mungkin. Kemudian sesi ke 2, dia minta aku mengenakan lingeri yang juga seksi, minim dan tipis, sehingga aku seakan2 telanjang saja mengenakannya. Pentil dan jembutku yang lebat membayang di kain lingerie yang tipis.

Jokopun kayanya gak bisa konsentrasi melihat tubuhku. Aku yakin kon tolnya sudah ngaceng sekeras2nya. Om Andi mengatur gayaku dan mengambil poseku dengan macam2 gaya tersebut. Tengkurap, telentang, ngangkang dan macem2 pose yang seksi2. Kembali om Joko memberiku arahan setelah membahas hasil pemotretannya.

Sekarang sekitar jam 12 siang, om Andi minta Joko untuk membeli makan siang. Sementara itu aku minta ijin untuk istirahat dikolam renang aja. Om Andi memberiku bikini yang so pasti seksi dan minim untuk dikenakan. Tanpa malu2 segera aku mengenakan bikini itu. Benar saja, bikininya minim sehingga hanya sedikit bagian tubuhku yang tertutupinya. Aku berbaring di dipan dibawah payung. Karena lelah akibat sesi pemotretan yang padat dan angin sepoi2, aku tertidur.

Ditengah tidurku aku merasakan ada sesuatu yang meraba-raba tubuhku, tangan itu mengelus pahaku lalu merambat ke dadaku. Ketika tangan itu menyentuh selangkanganku tiba-tiba mataku terbuka, aku melihat om Andi sedang menggerayangi tubuhku.filmbokepjepang.com

“Nes, kamu seksi sekali, om jadi napsu deh ngeliatnya. Om jadi pengen ngentotin Ines, boleh gak Nes. Nanti om bantu kamu untuk jadi model profesional”, katanya.
Karena sudah diberi tahu temanku, aku tidak terlalu kaget mendengar permintaannya yang to the point.

“Ines sih mau aja om, tapi nanti Joko kalo dateng
gimana”, tanyaku.

Om Andi segera meremas2 toketku begitu mendengar bahwa aku gak keberatan dientot.
“Kamu kan udah sering dientot kan Nes, nanti kalo Joko mau kita main ber 3 aja, asik kan kamunya”, katanya sambil tersenyum.

Aku diam saja, om Andi berbaring di dipan disebelahku. Segera aku dipeluknya, langsung dia menciumku dengan ganas. Tangannya tetap aktif meremas2 toketku, malah kemudian mulai mengurai tali bra bikiniku yang ada ditengkuk dan dipunggung sehingga toketku pun bebas dari penutup. Dia semakin bernapsu meremas toketku.

“Nes, toket kamu besar dan kenceng, kamu udah napsu ya Nes. Mana pentilnya gede keras begini, pasti sering diisep ya Nes”.

Dia duduk di pinggir dipan dan mulai menyedot toketku, sementara aku meraih kontolnya serta kukocok hingga kurasakan kontol itu makin mengeras. Aku mendesis nikmat waktu tangannya membelai selangkanganku dan menggosok-gosok nonokku dari luar.filmbokepjepang.com

“Eenghh.. terus om.. oohh!” desahku sambil meremasi rambut om Andi yang sedang mengisap toketku.

Kepalanya lalu pelan-pelan merambat ke bawah dan berhenti di puserku. Aku mendesah makin tidak karuan ketika lidahnya bermain-main di sana ditambah lagi dengan jarinya yang bergerak keluar masuk nonokku dari samping cd bikini ku. Aku sampai meremas-remas toket dan menggigit jariku sendiri karena tidak kuat menahan rasanya yang geli-geli enak itu hingga akhirnya tubuhku mengejang dan nonokku mengeluarkan cairan hangat.

Dengan merem melek aku menjambak rambut om Andi. Segera tangannya pun mengurai pengikat cd bikiniku sehingga aku sudah telanjang bulat terbaring dihadapannya, siap untuk digarap sepuasnya. Dia segera menyeruput nonokku sampai kurasakan cairanku tidak keluar lagi, barulah om Andi melepaskan kepalanya dari situ, nampak mulutnya basah oleh cairan cintaku.

“Jembut kamu lebat ya Nes, pasti napsu kamu besar. Kamu gak puas kan kalo cuma dientot satu ronde”, katanya.

Belum beres aku mengatur nafasku yang memburu, mulutku sudah dilumatnya dengan ganas. Kurasakan aroma cairan cintaku sendiri pada mulutnya yang belepotan cairan itu. Aku agak kewalahan dengan lidahnya yang bermain di rongga mulutku. Setelah beberapa menit baru aku bisa beradapatasi, kubalas permainan lidahnya hingga lidah kami saling membelit dan mengisap.

Cukup lama juga kami berpagutan, dia juga menjilati wajahku sampai wajahku basah oleh liurnya.
“Ines ga tahan lagi om, Ines emut kontol om ya” kataku. Om Andi langsung bangkit dan berdiri di sampingku, melepaskan semua yang nempel dibadannya dan menyodorkan kontolnya.filmbokepjepang.com

kontolnya sudah keras sekali, besar dan panjang. Tipe kontol yang menjadi kegemaranku. Masih dalam posisi berbaring di dipan, kugenggam kontolnya, kukocok dan kujilati sejenak sebelum kumasukkan ke mulut.

Mulutku terisi penuh oleh kontolnya, itu pun tidak menampung seluruhnya paling cuma masuk 3/4nya saja. Aku memainkan lidahku mengitari kepala kontolnya, terkadang juga aku menjilati lubang kencingnya sehingga om Andi bergetar dan mendesah-desah keenakan.

Satu tangannya memegangi kepalaku dan dimaju-mundurkannya pinggulnya sehingga aku gelagapan.
“Eemmpp..nngg..!” aku mendesah tertahan karena nyaris kehabisan nafas, namun tidak dipedulikannya.

Kepala kontol itu berkali-kali menyentuh dinding kerongkonganku. Kemudian kurasakan ada cairan memenuhi mulutku. Aku berusaha menelan pejunya itu, tapi karena banyaknya pejunya meleleh di sekitar bibirku. Belum habis semburannya, dia menarik keluar kontolnya, sehingga semburan berikut mendarat disekujur wajahku.

Kuseka wajahku dengan tanganku. Sisa-sisa peju yang
menempel di jariku kujilati sampai habis. Saat itu mendadak pintu pager terbuka dan Joko muncul dari sana, dia melongo melihat kami berdua yang sedang bugil.

“Jok, mau ikutan gak”, tanya om Andi sambil tersenyum.

“Kita makan dulu ya”. Segera kita menyantap makanan yang dibawa Joko
sampai habis.

Sambil makan, kulihat jakunnya Joko turun naik melihat kepolosan tubuhku, meskipun agak gugup matanya terus tertuju ke toketku. Aku mengelus-elus kontolnya dari luar celananya, membuatnya terangsang.filmbokepjepang.com
Akhirnya Joko mulai berani memegang toketku, bahkan meremasnya. Aku sendiri membantu melepas kancing bajunya dan meraba-raba dadanya.

“Nes, toketnya gede juga ya.. enaknya diapain ya”, katanya sambil terus meremasi toketku.
Dalam posisi memeluk itupun aku perlahan membuka pakaiannya. Nampaklah kontolnya cukup besar, walaupun tidak sebesar kontol om Andi, tapi kelihatannya lebih panjang. Kugenggam kontolnya, kurasakan kontolnya bergetar dan mengeras. Pelan-pelan tubuhku mulai menurun hingga berjongkok di hadapannya, tanpa basa-basi lagi kumasukkan kontolnya ke mulut, kujilati dan kuemut-emut hingga Joko mengerang keenakan.

“Enak, Jok”, tanya om Andi yang memperhatikan Joko agak grogi menikmati emutanku.
Om Andi lalu mendekati kami dan meraih tanganku untuk mengocok kontolnya. Secara bergantian mulut dan tanganku melayani kedua kontol yang sudah menegang itu. Tidak puas hanya menikmati tanganku, sesaat kemudian om Andi pindah ke belakangku, tubuhku dibuatnya bertumpu pada lutut dan kedua tanganku.

Aku mulai merasakan kontolnya menyeruak masuk ke dalam nonokku. Seperti biasa, mulutku menganga mengeluarkan desahan meresapi inci demi inci kontolnya memasuki nonokku. Aku dientotnya dari belakang, sambil menyodok, kepalanya merayap ke balik ketiak hingga mulutnya hinggap pada toketku. Aku menggelinjang tak karuan waktu pentil kananku digigitnya dengan gemas, kocokanku pada kontol Joko makin bersemangat.

Rupanya aku telah membuat Joko ketagihan, dia jadi begitu bernafsu memaju-mundurkan pinggulnya seolah sedang ngentot. Kepalaku pun dipeganginya dengan erat sampai kesempatan untuk menghirup udara segar pun aku tidak ada. Akhirnya aku hanya bisa pasrah saja dientot dari dua arah oleh mereka, sodokan dari salah satunya menyebabkan kontol yang lain makin menghujam ke tubuhku. kontol Om Andi menyentuh bagian terdalam dari nonokku dan ketika kontol Joko menyentuh kerongkonganku, belum lagi mereka terkadang memainkan toket atau meremasi pantatku.filmbokepjepang.com

Aku serasa terbang melayang-layang dibuatnya hingga akhirnya tubuhku mengejang dan mataku membelakak, mau menjerit tapi teredam oleh kontol Joko. Bersamaan dengan itu pula entotan Om Andi terasa makin bertenaga. Kami pun nyampe bersamaan, aku dapat merasakan pejunya yang menyembur deras di dalamku, kemudian meleleh keluar lewat selangkanganku.

Setelah nyampe, tubuhku berkeringat, mereka agaknya mengerti keadaanku dan menghentikan kegiatannya.
“Nes, aku pengen ngen totin nonok kamu juga”, kata Joko.

Aku cuma mengangguk, lalu dia bilang lagi,
“Tapi Ines istirahat aja dulu, kayanya masih cape deh”. Aku turun ke kolam, dan duduk berselonjor di daerah dangkal untuk menyegarkan diriku. Mereka berdua juga ikut turun ke kolam, om Andi duduk di sebelah kiriku dan Joko di kananku. Kami mengobrol sambil memulihkan tenaga, selama itu tangan jahil mereka selalu saja meremas atau mengelus dada, paha, dan bagian sensitif lainnya.

“Nes, aku masukin sekarang aja ya, udah ga tahan daritadi belum rasain nonok kamu” kata Joko mengambil posisi berlutut di depanku.

Dia kemudian membuka pahaku setelah kuanggukan kepala,dia mengarahkan kontolnya yang panjang dan keras itu ke nonokku, tapi dia tidak langsung menusuknya tapi menggesekannya pada bibir nonokku sehingga aku berkelejotan kegelian dan meremas kontol om andi yang sedang menjilati leher di bawah telingaku.

“Aahh.. Jok, cepet masukin dong, udah kebelet nih!” desahku tak tertahankan.
Aku meringis saat dia mulai menekan masuk kontolnya. Kini nonokku telah terisi oleh kontolnya yang keras dan panjang itu, yang lalu digerakkan keluar masuk nonokku.

“Wah.. seret banget nonok kamu Nes”, erangnya.
Setelah 15 menit dia gen tot aku dalam posisi itu, dia melepas kontolnya lalu duduk berselonjor dan manaikkan tubuhku ke kontolnya. Dengan refleks akupun menggenggam kontol itu sambil menurunkan tubuhku hingga kontolnya amblas ke dalam nonokku. Dia memegangi kedua bongkahan pantatku, secara bersamaan kami mulai menggoyangkan tubuh kami.

Desahan kami bercampur baur dengan bunyi kecipak air kolam, tubuhku tersentak-sentak tak terkendali, kepalaku kugelengkan kesana-kemari, kedua toketku yang terguncang-guncang tidak luput dari tangan dan mulut mereka. Joko
memperhatikan kontolnya sedang keluar masuk di nonokku.

Goyangan kami terhenti sejenak ketika om Andi tiba-tiba mendorong punggungku sehingga pantatku semakin menungging dan toketku makin tertekan ke wajah Joko. om Andi membuka pantatku dan mengarahkan kontolnya ke sana.

“Aduuh.. pelan-pelan om, sakit ” rintihku waktu dia
mendorong masuk kontolnya.

Bagian bawahku rasanya sesak sekali karena dijejali dua kontol kontol besar. Kami kembali bergoyang, sakit yang tadi kurasakan perlahan-lahan berubah menjadi rasa nikmat. Aku menjerit sejadi-jadinya ketika om Andi menyodok pantatku dengan kasar, kuomeli dia agar lebih lembut dikit. Bukannya mendengar, om Andi malah makin buas menggentotku.

Joko melumat bibirku dan memainkan lidahnya di dalam mulutku agar aku tidak terlalu ribut. Hal itu berlangsung sekitar 20 menit lamanya sampai aku merasakan tubuhku seperti mau meledak, yang dapat kulakukan hanya menjerit panjang dan memeluk Joko erat-erat sampai kukuku mencakar punggungnya. Selama beberapa detik tubuhku menegang sampai akhirnya melemas kembali dalam dekapan Joko.

Namun mereka masih saja memompaku tanpa peduli padaku yang sudah
lemas ini. Erangan yang keluar dari mulutku pun terdengar makin tak bertenaga. Tiba-tiba pelukan mereka terasa makin erat sampai membuatku sulit bernafas, serangan mereka juga makin dahsyat, pentilku disedot kuat-kuat oleh Joko, dan om Andi menjambak rambutku. Aku lalu merasakan peju hangat menyembur di dalam nonok dan pantatku, di air nampak sedikit cairan peju itu melayang-layang. Mereka berdua pun terkulai lemas diantara tubuhku dengan kontol masih tertancap.

Setelah sisa-sisa kenikmatan tadi mereda, akupun mengajak mereka naik ke atas. Sambil mengelap tubuhku yang basah kuyup, aku berjalan menuju kamar mandi. Mereka mengikutiku dan ikut mandi bersama. Disana aku cuma duduk, merekalah yang menyiram, menggosok, dan menyabuniku tentunya sambil menggerayangi. nonok dan toketku paling lama mereka sabuni sampai aku menyindir
“Lho.. kok yang disabun disitu-situ aja sih, mandinya ga beres-beres dong, dingin nih” disambut gelak tawa kami. Agen Bandarq

Setelah itu, giliran akulah yang memandikan mereka, saat itulah nafsu mereka bangkit lagi, akupun mengemut kontol mereka secara bergantian sehingga langsung saja napsu mereka memuncak. aku segera diseret ke ranjang.

Om Andi mendapat giliran pertama, kelihatannya mereka dia main berdua aja dengan ku. Jembutku yang lebat langsung menjadi sasaran, kemudian salah satu jarinya sudah mengelus2 nonokku. Otomatis aku mengangkangkan pahaku sehingga dia mudah mengakses nonokku lebih lanjut. Segera kontolnya yang besar, panjang dan sangat keras aku genggam dan kocok2.

“Nes, diisep dong”, pintanya. Kepalanya kujilat2 sebentar kemudian kumasukkan ke mulutku. Segera kekenyot pelan2, dan kepalaku mengangguk2 memasukkan kontolnya keluar masuk mulutku, kenyotanku jalan terus.

“Ah, enak Nes, baru diisep mulut atas aja udah nikmat ya, apalagi kalo yg ngisep mulut bawah”, erangnya keenakan.
Tangannya terus saja mengelus2 no nokku yang sudah basah karena napsuku sudah memuncak.

“Nes, kamu udah napsu banget ya, nonok kamu udah basah begini”, katanya lagi. kontolnya makin seru kuisep2nya. Kulihat Joko sedang mengelus2 kontolnya yang sudah ngaceng berat melihat om Andi menggarap aku.

Tiba2 dia mencabut kontolnya dari mulutku dan segera menelungkup diatas badanku. kontolnya diarahkan ke nonokku, ditekannya kepalanya masuk ke nonokku. terasa banget nonokku meregang kemasukan kepala kontol yang besar, dia mulai mengenjotkan kontolnya pelan, keluar masuk nonokku. Tambah lama tambah cepat sehingga akhirnya seluruh kontolnya yang panjang ambles di nonokku.

“Enak om , kontol om bikin nonok Ines sesek, dienjot yang keras om “, rengekku keenakan.

enjotan kontolnya makin cepat dan keras, aku juga makin sering melenguh
kenikmatan, apalagi kalo dia mengenjotkan kontolnya masuk dengan keras, nikmat banget rasanya. Gak lama dientot aku udah merasa mau nyampe,
“om lebih cepet ngenjotnya dong, Ines udah mau nyampe”, rengekku.

“Cepat banget Nes, om belum apa2″ jawabnya sambil mempercepat lagi enjotan kontolnya. A
khirnya aku menjerit keenakan “Om, Ines nyampe mas , aah”, aku menggelepar kenikmatan.

Dia masih terus saja mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dengan cepat dan keras. Tiba2 dia mencabut kontolnya dari nonokku.
“Kok dicabut om, kan belum ngecret”, protesku.

Dia diem saja tapi menyuruh aku menungging di pinggir ranjang, rupanya dia mau gaya anjing.
“Om, masukkin dinonok Ines aja ya, kalo dipantat gak asik”, pintaku.

Dia diam saja. Segera kontolnya ambles lagi di nonokku dengan gaya baru ini. Dia berdiri sambil memegang pinggulku. Karena berdiri, enjotan kontolnya keras dan cepat, lebih cepat dari yang tadi, gesekannya makin kerasa di nonokku dan masuknya rasanya lebih dalem lagi,
“Om , nikmat”, erangku lagi.

Jarinya terasa mengelus2 pantatku, tiba2 salah satu jarinya disodokkan ke lubang pantatku, aku kaget sehingga mengejan. Rupanya nonokku ikut berkontraksi meremas kontol besar panjang yang sedang keluar masuk,filmbokepjepang.com
“Aah Nes, nikmat banget, empotan nonok kamu kerasa banget”, erangnya sambil terus saja mengenjot nonokku.

Sementara itu sambil mengenjot dia agak menelungkup di punggungku dan tangannya meremas2 toketku, kemudian tangannya menjalar lagi ke i tilku, sambil dientot i tilku dikilik2nya dengan tangannya. Nikmat banget dien tot dengan cara seperti itu.

“Om , nikmat banget ngentot sama om , Ines udah mau nyampe lagi. Cepetan enjotannya om ,” erangku saking nikmatnya.

Dia sepertinya juga udah mau ngecret, segera dia memegang pinggulku lagi dan mempercepat enjotan kontolnya. Tak lama kemudian,
“Om, Ines mau nyampe lagi, om , cepetan dong enjotannya, aah”, akhirnya aku mengejang lagi keenakan. Gak lama kemudian dia mengentotkan kontolnya dalem2 di nonokku dan terasa pejunya ngecret.

“Aah Nes, nikmat banget”, diapun agak menelungkup diatas punggungku.

Karena lemas, aku telungkup diranjang dan dia masih menindihku, kontolnya tercabut dari nonokku.

“Om , nikmat deh, sekali entot aja Ines bisa nyampe 2 kali. Abis ini giliran Joko ya”, kataku.

“Iya”, jawabnya sambil berbaring disebelahku.

Aku memeluknya dan dia mengusap2 rambutku. “Kamu pinter banget muasin lelaki ya Nes”, katanya lagi.
Aku hanya tersenyum, “Om, Ines mau ke kamar mandi, lengket badan rasanya”, aku pun bangkit dari ranjang dan menuju ke kamar mandi.

Selesai membersihkan diri, aku keluar dari kamar mandi telanjang bulat, kulihat om Andi sudah tidak ada dikamar. Joko sudah berbaring diranjang. Aku tersenyum saja dan berbaring disebelahnya. Dia segera mencium bibirku dengan penuh napsu. kontolnya keelus2. Lidahku dan lidahnya saling membelit dan kecupan bibir berbunyi saking hotnya berciuman. Tangannya juga mengarah kepahaku.

Aku segera saja mengangkangkan pahaku, sehingga dia bisa dengan mudah mengobok2 nonokku. Sambil terus mencium bibirku, tangannya kemudian naik meremas2 toketku. Pentilku diplintir2nya,
“Jok enak, Ines udah napsu lagi nih”, erangku.

Tanganku masih mengocok kontolnya yang sudah keras banget. Kemudian ciumannya beralih ke toketku. Pentilku yang sudah mengeras segera diemutnya dengan penuh napsu,
“Jok , nikmat banget “, erangku.

Diapun menindihku sambil terus menjilati pentilku. Jilatannya turun keperutku, kepahaku dan akhirnya mendarat di nonokku.
“Aah Jok , enak banget, belum dientot aja udah nikmat banget”, erangku.

Aku menggeliat2 keenakan, tanganku meremas2 sprei ketika dia mulai menjilati nonok dan i tilku. Pahaku tanpa sengaja mengepit kepalanya dan rambutnya kujambak, aku mengejang lagi, aku nyampe sebelum dientot. Dia pinter banget merangsang napsuku. Aku telentang terengah2, sementara dia terus menjilati nonokku yang basah berlendir itu.

Dia bangun dan kembali mencium bibirku, dia menarik tanganku minta dikocok kontolnya. Dia merebahkan dirinya, aku bangkit menuju selangkangannya dan mulai mengemut kontolnya.
“Nes, kamu pinter banget sih”, dia memuji.

Cukup lama aku mengemut kon tolnya. Sambil mengeluar masukkan di mulutku,
kontolnya kuisep kuat2. Dia merem melek keenakan.

Kemudian aku ditelentangkan dan dia segera menindihku. Aku sudah mengangkangkan pahaku lebar2. Dia menggesek2kan kepala kontolnya di bibir nonokku, lalu dienjotkan masuk,
“Jok , enak”, erangku.

Dia mulai mengenjotkan kon tolnya keluar masuk pelan2 sampai akhirnya blees, kontolnya nancep semua di nonokku.
“Nes, nonokmu sempit banget, padahal barusan kemasukan kontol berkali2ya”, katanya.
“Tapi enak kan, abis kontol kamu gede dan panjang sampe nonok Ines kerasa sempit”, jawabku terengah.
Dia mulai mengenjotkan kontolnya keluar masuk dengan cepat, bibirku diciumnya.
“Enak Jok, aah”, erangku keenakan.

enjotannya makin cepat dan keras, pinggulku sampe bergetar karenanya. Terasa nonokku mulai berkedut2,
“Jok lebih cepet dong, enak banget, Ines udah mau nyampe”, erangku.

“Cepet banget Nes, aku belum apa2″, jawabnya.

“Abisnya kon tol kamu enak banget sih gesekannya”, jawabku lagi.

enjotannya makin keras, setiap ditekan masuk amblesnya dalem banget rasanya. Itu menambah nikmat buat aku
“Terus Jok , enak”. Toketku diremas2 sambil terus mengenjotkan kontolnya keluar masuk.

“Terus Jok , lebih cepat, aah, enak Jok, jangan brenti, aakh…” akhirnya aku mengejang, aku nyampe, nikmat banget rasanya. Padahal dengan om Andi, aku udah nyampe 2 kali, nyampe kali ini masih terasa nikmat banget. Aku memeluk pinggangnya dengan kakiku, sehingga rasanya makin dalem kontolnya nancep. nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya sehingga dia melenguh,filmbokepjepang.com
“Enak Nes, empotan nonok kamu hebat banget, aku udah mau ngecret, terus diempot Nes”, erangnya
sambil terus mengenjot nonokku. Akhirnya bentengnya jebol juga. Pejunya ngecret didalam nonokku, banyak banget kerasa nyemburnya
“Nes, aakh, aku ngecret Nes, nikmatnya nonok kamu”, erangnya. Dia menelungkup diatas badanku, bibirku diciumnya.

“Trima kasih ya Nes, kamu bikin aku nikmat banget”. Setelah kontolnya mengecil, dicabutnya dari nonokku dan dia berbaring disebelahku. Aku lemes banget walaupun nikmat sekali. Tanpa terasa aku tertidur disebelahnya.

Aku terbangun karena merasa ada jilatan di nonokku, ternyata om Andi yang masih pengen ngentotin aku lagi. kulihat kontolnya sudah ngaceng lagi. nonokku dijilatinya dengan penuh napsu. Pahaku diangkatnya keatas supaya nonokku makin terbuka.
“Om , nikmat banget mas jilatannya”, erangku.

Ngantukku sudah hilang karena rasa nikmat itu. Aku meremas2 toketku sendiri untuk menambah nikmatnya jilatan di nonokku. Pentilku kuplintir2 juga. Kemudian itilku diisep2nya sambil sesekali menjilati nonokku, menyebabkan nonokku sudah banjir lagi.

Aku menggelepar2 ketika i tilku diemutnya. Cukup lama itilku diemutnya sampai akhirnya kakiku dikangkangkan.

“Om, masukin dong om , Ines udah pengen dientot”, rengekku.

Dia langsung menindih tubuhku, kontolnya diarahkan ke nonokku. Begitu kepala kontolnya menerobos masuk,
“Yang dalem om , masukin aja semuanya sekaligus, ayo dong om “, rengekku karena napsuku yang sudah muncak.

Dia langsung mengenjotkan kontolnya dengan keras sehingga sebentar saja kontolnya sudah nancap semuanya dinonokku. Kakiku segera melingkari pinggangnya sehingga kontolnya terasa masuk lebih dalem lagi.




“Ayo om , dienjot dong”, rengekku lagi.

Dia mulai mengenjot nonokku dengan cepat dan keras, uuh nikmat banget rasanya. enjotannya makin cepat dan keras, ini membuat aku menggeliat2 saking nikmatnya,
“Om , enak om , terus om , Ines udah mau nyampe rasanya”, erangku. Dia tidak menjawab malah mempercepat lagi enjotan kontolnya. Toketku diremas2nya, sampe akhirnya aku mengejang lagi,
“om enak, Ines nyampe om , aah”, erangku lemes.

Kakiku yang tadinya melingkari pinggangnya aku turunkan ke ranjang. Dia tidak memperdulikan keadaanku, kontolnya terus saja dienjotkan keluar masuk dengan cepat, napasnya sudah mendengus2. nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya. Dia meringis keenakan.

“Nes, terus diempot Nes, nikmat banget rasanya. Terus empotannya biar om bisa ngecret Nes”, pintanya.

Sementara itu enjotan kon tolnya masih terus gencar merojok nonokku. Toketku kembali diremas2nya, pentilnya diplintir2nya.
“Om , Ines kepengin ngerasain lagi disemprot peju om “, kataku.

Terus saja kontolnya dienjotkan keluar masuk nonokku dengan cepat dan keras, sampai akhirnya,
“Nes, aku mau ngecret Nes, aah”, erangnya dan terasa semburan pejunya mengisi bagian terdalam nonokku. Nikmat banget rasanya disemprot peju anget. Dia ambruk dan memelukku erat2,

“Nes, nikmat banget deh ngen tot ama kamu”, katanya.

Setelah beristirahat sebentar, aku segera membersihkan diri dan berpakaian. Kami kembali ke Jakarta. Diperjalanan pulang aku hanya terkapar saja dikursi mobil. Lemes banget abis dien tot 2 cowok berkali2.

“Om, jangan lupa orbitin Ines ya”, kataku.

“Jangan kawatir, selama om masih bisa ngerasain empotan nonok kamu, pasti kamu melejit keatas deh. Bener gak Jok”, jawabnya.

Onebetqq.com Agen Bandar Poker | Bandar Poker | Bandar Poker Online | Domino 99 | BandarQ Terpercaya

Onebetqq.com Agen Bandar Poker | Bandar Poker | Bandar Poker Online | Domino 99 | BandarQ Terpercaya

itil service