AWITOTO AWITOTO RAJABANDOT RAJABANDOT

Rabu, 04 Februari 2026

DAVID MELIHAT SOSOK GADIS CANTIK TERGELETAK DI PINGGIR PANTAI

  

 Wujud Wanita Menawan 



hallo nama aku David. Aku mau berupaya berbagi pengalaman aku yang sangat menarik. Sebab ini merupakan pengalaman aku berkenalan dengan seseorang wanita dengan metode yang tidak sempat terbayangkan oleh kamu. filmbokepjepang. com


Pengalamanku ini terbilang lumayan sangat jarang. Karena akupun hingga saat ini masih belum yakin hendak perihal yang sudah saya natural itu. Saya merupakan seseorang anak muda berusia 16 tahun. Pada umurku yang segini, besar badanku cuma 165cm. Badanku sempurna, serta wajahku agak sedikit tampan.


Pada sesuatu hari kala saya lagi mangikuti karyawisata di sekolahku yang kebetulan waktu itu sekolahku mengadakan karyawisata ke suatu tepi laut di jawa barat. Kami hingga disitu pada jam 2 dini hari.


Otomatis seluruh guru serta siswa keletihan serta langsung tidur. Tetapi tidak dengan saya, sebab di bus saya pernah tertidur hingga saya baru dapat tertidur kala waktu membuktikan pas jam 4 dini hari. filmbokepjepang. com


Siangnya saya terbangun dekat jam 9. Serta kala terbangun saya heran sebab sahabat sekamarku seluruhnya tidak terdapat. Waktu itu saya lekas keluar kamar serta memandang bus telah tidak terdapat. Nyatanya mereka telah berangkat ketempat tujuan mereka.


Kala saya menanyakan kepada cleaning servis di sana, nyatanya benar. Dekat jam 7 pagi tadi mereka telah berangkat. Saya sangat jengkel hendak perihal itu, jengkel sebab tidak turut serta jengkel sebab temanku tidak membangunkan saya. Sebab masih jengkel, saya langsung keluar serta berjalan- jalan di tepi laut. Sebab kebetulan hotel kami menginap bersebelahan dengan tepi laut.


Kala hingga di tepi laut, saya merasa heran sebab tepi laut ini sangat hening, tidak terdapat seorangpun terdapat disini. Tetapi saya langsung menarik kesimpulan kalau tepi laut ini hening sebab tepi laut ini bukan tepi laut pariwisata. Tumbuhan di tepi laut ini lumayan besar serta banyak sekali sampah disini. Bisa jadi sebab itu orang tidak suka dengan tepi laut ini. Dengan bertelanjang kaki, saya menelusuri tepi laut ini. Selama tepi laut saya cuma menciptakan sampah plastik serta sampah sisa santapan praktis.


Kala hatiku mulai tenang, seketika saya memandang sesosok badan yang tergeletak di tepi tepi laut. Saya lekas berlari menghampirinya, serta lekas menyeretnya ke dasar tumbuhan yang lumayan rindang. Kala kuperhatikan, nyatanya ia merupakan seseorang wanita yang yang sebaya dengan aku serta ia berparas menawan dengan rambut panjang.


“ Ehh..! kalia Serta kalo orang lain, spermanya suka di minum. Katanya sih supaya awet muda”


“ Oohh gitu ya..”


Setelah itu ia langsung merebah di pasir serta membuka selangkangannya lebar- lebar. Setelah itu saya mengawali dengan menciumi pahanya kemudian berpindah ke dadanya kemudian ke perutnya kemudian saya manciumi mulut vaginanya. Sehabis segala permukaan mulut vaginanya saya kulum, saya berupaya membuka vaginanya lebar lebar serta langsung menghirup klitorisnya yang terasa lebih keras. filmbokepjepang. com


“ aahh.. geli sekali..!”


Saya langsung memainkan klitorisnya yang terasa hangat dimulutku. Ia juga menghasilkan desahan- desahan kecil yang membuatku terus menjadi mau melumat segala vaginanya. Sehabis sebagian dikala saya melumat vaginanya itu, saya langsung menghentikan kegiatanku itu.


“ Eehh.. mengapa menyudahi! Lagi lezat nih..!”


“ Tunggu dahulu supaya lebih nikmat..”


Tanpa banyak bicara lagi, saya langsung mencapai kemaluanku yang telah berdiri lagi. Saya langsung memusatkan kemaluanku kearah vaginanya yang telah nampak basah sekali. Serta kala saya memasukannya nyatanya kali ini lebih gampang dari lebih dahulu. Diiringi desahan yang sedikit keras, saya tanamkan kemaluanku dalam- dalam.


“ Aahh..!! Sakit..!”


Kemudian lama- lama saya mulai manggenjot pinggulku. Lama- lama desahan sakit yang keluar dari mulutnya berganti jadi desahan nikmat.


“ Ahh.. lezat.. mari terus..!”


Ditengah saya lagi menggenjot vaginanya, saya langsung menyuruhnya buat bangkit.


“ Dila.. kita coba doggy gaya..!”


“ Apa tuh..?”


“ Saat ini kalian nungging semacam anjing..”


“ Oohh.. baiklah..”


Setelah itu ia menungging serta saya langsung menyongsong vaginanya dari balik. Kemudian akupun langsung menggenjot kembali pinggulku ini.


“ Aahh.. aahh.. lezat mmhh..”


Sehabis nyaris mancapai puncak, saya langsung memesatkan genjotanku yang membuat munculnya suara benturan pinggulku dengan pantatnya. Serta dengan diiringi desahan panjang dari mulutnya, terasa cairan hangat membasahi kemaluanku. Saya juga terus mampercepat genjotanku serta kesimpulannya saya juga menghasilkan maniku didalam badannya. Serta kalian juga langsung terkulai lemas di pasir tepi laut. Kami barbaring sembari silih berpelukan.


Kamipun tertidur disaksikan oleh sinar bulan serta deburan ombak. Pagi- pagi sekali kami terbangun serta ia lekas mengenakan baju renangnya kembali. Saya langsung mengantarnya kembali ke villanya yang posisinya nyatanya tidak jauh dari hotel tempat saya menginap. Kami pernah bertukaran nomor. telepon saat sebelum kami berpisah. filmbokepjepang. com


Sehabis hingga di hotel, aku memandang rombongan sekolah aku sudah kembali ke hotel serta bersiap buat kembali.


“ kalian dari mana aja Ton! Kok pakaian kalian kotor begitu.. semalem tidur dimanaΓ’€¦!” tanya temanku.


“ Eit.. tunggu dahulu. Yang nyesel itu tentu kamu bertiga, pake ninggalin seluruh..!”


“ Emangnya mengapa..?”


“ Ah terdapat aja..!”


“ Wah.. ni anak dapat aja buat penasarannya..”


Setelah itu kamipun kembali serta sesampainya di situ aku langsung menelepon Dila. Serta nyatanya ia lagi terdapat di kotaku. Kamipun lekas memastikan tempat buat ketemuan. Serta yang tentu sehabis kami ketemuan, kami melaksanakannya lagi. Sehabis dikala itu kami pacaran sampai saat ini.


Buat melindungi supaya ikatan kami tidak rusak sebab hamilnya ia, saya memintanya supaya meminum kapsul KB.

Selasa, 03 Februari 2026

Cerita Sex Daniel Pergi Ke Gang Doly

  

Gang Doly




Dalam kondisi biji mataku senantiasa kujepitkan pada sela jendela itu buat memandang lebih jelas lagi kondisi dalam rumah itu, dibenak aku timbul ciri tanya apa itu badan istrinya Azis ataupun Azis sendiri ataupun orang lain. Apa orang itu tertidur pula sehingga tersingkap busananya ataupun memanglah terencana telanjang bundar. Apa dia lagi melihat kegiatan Televisi ataupun lagi memutar VCD porno, karena sedikit terdengar terdapat suara Televisi seakan film yang diputar.


Pertanyaanpertanyaan seperti itu yang senantiasa mengusik pikiranku hingga kesimpulannya saya kembali ke depan pintu semula serta berupaya mengetuknya kembali. Tetapi baru saja sekali aku ketuk, pintunya tibatiba terbuka lebar, sehingga saya sedikit kaget serta lebih kaget lagi sehabis melihat kalau yang berdiri di depan pintu merupakan seseorang perempuan muda serta menawan dengan baju sedikit terbuka sebab badannya cuma ditutupi kain sarung. Itupun cuma bagian bawahnya saja.


Selamat siang, kembali aku ulangi kalimat penghormatan itu.

Ya, siang, jawabnya sembari memandang wajah aku seakan malu, khawatir serta kaget.

Dari mana Pak serta cari siapa, tanya perempuan itu.

Maaf dik, numpang tanya, apa betul ini rumah Azis, tanya aku.

Betul sekali pak, dari mana yah? tanya perempuan itu lemah lembut.


Aku tinggal tidak jauh dari mari dik, aku mau ketemu Azis. Dia merupakan sahabat lama aku sewaktu kami samasama duduk di SMA dahulu, lanjut aku sembari menyodorkan tangan aku buat menyalaminya. Perempuan itu mebalasnya serta tangannya terasa lembut sekali tetapi sedikit hangat.


Oh, yah, syukur jika begitu. Nyatanya dia memiliki sahabat lama di mari serta dia tidak sempat ceritakan padaku, perkataannya sembari mempersilahkanku masuk. Sayapun langsung duduk di atas sofa plastik yang terdapat di ruang tamunya sembari mencermati kondisi dalam rumah itu, tercantum letak tempat tidur serta TVnya guna mencocokkan dugaanku sewaktu mengintip tadi


Sehabis aku duduk, aku bernazar menanyakan hubungannya dengan Azis, tetapi dia terlihat buruburu masuk ke dalam, entah dia ingin berpakaian ataupun mengambil sesuatu hidangan. Cuma berselang sebagian dikala, perempuan itu telah keluar kembali dalam kondisi berpakaian sehabis sebelumnya tidak mengenakan pakaian, apalagi dia bawa secangkir kopi serta kue kemudian diletakkan di atas meja kemudian mempersilahkanku mencicipinya sembari tersenyum.


Maaf dik, jika boleh aku tanya, apa adik ini kerabat dengan Azis? tanyaku penuh kekhawatiran kalaukalau dia tersinggung, walaupun aku semenjak tadi menebak jika perempuan itu merupakan istri Azis.


Aku kebetulan istrinya pak. Semenjak 3 tahun kemudian aku melakukan perkawinan di Kalimantan, tetapi Tuhan belum mengaruniai seseorang anak, jawabnya dengan jujur, apalagi pernah dia cerita panjang lebar menimpa latar balik perkawinannya, asal usulnya serta tujuannya ke Kota ini.


Sehabis aku menyimak ulasannya menimpa dirinya serta kehidupannya bersama Azis, aku bisa mengambil kesimpulan kalau perempuan itu merupakan suku di Kalimantan yang asal usul keturunannya pula berasal dari suku di Sulawesi. Dia kawin dengan Azis atas bawah jasajasa serta budi baik mereka tanpa didasari rasa cinta serta kasih sayang yang mendalam, semacam halnya yang mengenai keluarga aku.


Dia senantiasa berupaya serta berjuang buat menggali nilainilai cinta yang terdapat pada mereka berdua siapa ketahui nanti dapat dibentuk.


Jika ke kampung umumnya jam berapa datang di mari, tanyaku lebih lanjut.


Dekat jam 8. 00 ataupun 9. 00 malam, jawabnya sembari menoleh ke jam bilik yang bergantung dalam ruangan itu. Sementara itu dikala ini tanpa terasa jarum jam telah menampilkan jam 7. 00 malam.


Tidak lama sehabis itu, dia nampaknya buruburu masuk ke ruang dapur, bisa jadi dia ingin mempersiapkan makan malam, tetapi aku teriak dari luar jika aku baru saja makan di rumah serta melarangnya dia repotrepot mempersiapkan makan malam.


Tetapi dia senantiasa menyalakan kompornya kemudian memasak seakan tidak menginginkan saya kembali dengan kilat. Tidak lama setelah itu, iapun kembali duduk di depan aku melanjutkan perbincangannya. Sayapun tidak kehilangan bahan buat menemaninya. Mulai dari soalsoal pengalaman kami di kampung sewaktu kecil sampai soal rumah tangga kami masingmasing.


Ti.. Ti.. Dak bisa jadi aku jalani itu dik, tetapi emangnya jika aku ngintip mengapa? kataku terbatabata, maklum aku tidak biasa bohong.


Tidak permasalahan, hanya itu tadi, aku jika tidur tidak sering gunakan busana, terasa panas. Tetapi perasaan aku berkata jika terdapat orang tadi yang mengintipku melalui jendela sewaktu saya tidur.


Makanya aku terbangun bertepatan dengan ketukan pintu ayah tadi, ulasnya curiga tetapi senantiasa dia ketawaketawa sembari memandangiku.


Meter.. Mmaaf dik, sejujurnya aku pernah mengintip melalui sela jendela tadi berhubung aku sangat lama mengetuk pintu tetapi tidak terdapat jawaban. Jadi aku mengintip cuma buat membenarkan apa terdapat ataupun tidak terdapat orang di dalam tadi.


Aku tidak memiliki iktikad apaapa, kataku dengan jujur, siapa ketahui dia betul melihatku tadi, saya dapat dikatakan pembohong.


Jadi apa yang ayah amati tadi sewaktu mengintip ke dalam? Apa ayah pernah melihatku di atas tempat tidur dengan telanjang bundar? tanyanya penuh selidik, walaupun dia masih senantiasa senyumsenyum.


Aku tidak pernah memandang apaapa di dalam kecuali cuma kilatan sinar Televisi serta sepotong kaki, tegasku sekali lagi dengan terus cerah.


Tidak apaapa, aku yakin perkataan ayah saja. Lagi pula sekiranya ayah melihatku dalam kondisi tanpa busana, ayah tentu tidak heran, serta bukan soal baru untuk ayah, sebab apa yang terdapat dalam badan aku pasti sama dengan kepunyaan istri ayah, yah khan? ulasnya penuh canda. Kemudian dia berlari kecil masuk ke ruang dapur buat membenarkan apa nasi yang dimasaknya telah matang ataupun belum.


cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex, cerita sex,


Senin, 02 Februari 2026

Cersex Pemuda Cinta Satu Malam Yang Penuh Gairah Hot

    



 Tok.. tok.. tok..” terdengar ketukan pada pintu depanku, istriku yang duduk di kursi lekas bangkit serta berjalan buat membuka Pintu,” Eh…kamu.!…” sapa istriku kala ketahui siapa yang baru tiba…“Pap…Rian..”istriku memberitahuku.“ Ohhh.. suruh masuk!..” jawabku, tidak berapa lama setelah itu Rian masuk serta menyalamiku sedangkan istriku memanggil ketiga anakku serta memberitahukan mereka tentang kehadiran Rian, 2 anakku berantakan memeluk Rian, cuma anakku yang awal yang tidak begitu bersemangat dengan kedatangannya, keluarga kami memanglah sangat akrab dengannya, ia ialah salah seseorang mantan stafku dikala saya bekerja di kota C, saat ini kami telah Pindah di kota B yang jaraknya 6 jam ekspedisi dari kota C, serta baru kali ini kami bertemu semenjak terakhir kali Rian mendatangi kami dekat 8 bulan kemudian.


Dikala malam mulai datang, saya serta istriku mengajaknya makan di luar, ketiga anakku ditinggal di rumah bersama kedua pembantuku. kami berangkat mengarah suatu restoran seafood yang sangat populer dikotaku dengan atmosfer pinggir tepi laut yang aman, berakhir makan kami bertiga ngobrol tentang masa kemudian, terkadang kami menceritakan tentang kejadian- kejadian konyol yang kami natural dikala masih satu kantor, perbandingan antara pimpinan serta bawahan tidak nampak antara kami, yang terdapat semacam teman lama yang baru bertemu,


Waktu membuktikan jam 9 malam kala saya danistriku mengajaknyaminum di LCC, suatu tempat hiburan malam yang posisinya di lantai bawah Hotel BS, tempatnya tidak sangat ramainamun suasananya lumayan aman buat jadi opsi bersantai serta hiburan.. saya serta istriku memanglah kerap ke LCC, tidak hanya suasananya aman, lampu yang redup membuat kami merasa nyaman sebab tidak gampang orang mengidentifikasi kami dikala terletak disana.


Suara music dari Band yang mengantarkan lagu lagu TOP Country menggema di tiap sudut ruangan. jack daniel serta coca cola menemani kami menikmati atmosfer Pub yang lumayan hitam serta hawa yang terasa dingin, waiters menuangkan jackdaniels campur Cola ke gelas yang sudah disiapkan kemudian mempersilahkan kami buat minum. sekali tenggak seluruh minuman di gelas habis kami minum.. sehingga istriku berinisiatif buat menuangkan kembali minuman ke dalam gelas. demikianlah kami menikmati atmosfer malam Sabtu sehingga tanpa kami sadari telah 2 botol jack Daniels kami habiskan bertiga serta kamibenar- benar mabuk


Jam 11 malam Band digantikan oleh DJ, suara house music mengiringi liukan sexy Dancer diatas panggung, para wisatawan mulai turun ke Dance Floor, istriku berbisik“ turun ayo!…” kata istriku sembari menarik tanganku,“ Boleh…Rian kita ajak pula ya!…” jawabku, dankamipun turun ke dance floor. Pengaruh alkohol membuat istriku agak kehabisan kontrol, ia mulai melaksanakan tarian erotis menjajaki dancer diatas panggung dengan menjadikan tubuh Rian selaku sandaran, sedangkan Rian nampak canggung mengimbangi tarian istriku. Perihal ini memanglah biasa dicoba istriku dikala mabuk berat, Sedangkan saya berjoget ringan.


dekat jam 12 timbul keinginanku buat menunaikan hajat yang tidak dapat kutunda. saya berpamitan kepada istriku dengan berbisik,“… saya ketoilet sebentar…” kataku”.. ok..” jawab istriku singkatdan kesimpulannya saya berangkat ke wc.


Lumayan lama saya terletak di wc, memanglah telah jadi kebiasaanku, kadangkala saya memainkan Permainan di HPku dikala buang hajat sehingga tidak kurangdari separuh jam, saya baru keluar serta kembali ke Pub. Di Dance Floor, Rian serta Istriku tidak kutemukan, akupun mengarah ke Tableku, namun disanapun kosong sehingga saya menyapu pemikiran ke seluruh arah. atmosfer yang lumayan hitam menyulitkanku buat menciptakan mereka berdua. akupun memutuskan buat berkelilingSampai kesimpulannya mata tertuju kepada seseorang perempuan yang dipeluk dari balik oleh seseorang laki- laki di pojok yg lebih hitam dari zona yang lain, namun baju putih yang dikenakan istriku bercahaya terserang pantulan lampu Disco, saya bisa membenarkan jika itu memanglah istriku, serta si laki- laki tiada lain merupakan Rian.


Rian menyongsong gerakan pantat istriku dengan menjajaki goyangan istriku, Kedua tangan Rian meremas belahan pantat istriku, lagi mulutnya menghirup buah dada istriku bergantian….“mmmhhh…. Goyang Sayang…”….“ rasakan keperkasaan Kontolku….” Guman Rian di kuping istriku membuat istriku terus menjadi bernafsu serta menaikkan kecepatan goyangannya, Kadangkala sembari berbisik Rian melumat kuping istriku yang buatnya menggelinjang keenakan. Perihal ini berlangsung sebagian lama hingga kesimpulannya seketika badan istriku mengejang, kedua tangannya menjambak rambut Rian serta kedua buah dadanya dibusungkan. Dengan gigi nyaris terkatup istriku menjerit panjang…”…. Ohhhh…. A.. ku… Ke…. lu.. a…a.. a.. a…r…. setelah itu badan istriku juga rubuh semacam kain tertiup angin di sebelah Rian.


Sesungguhnya saya telah sangat terangsang, namun sensasi yang kudapatkan kala memandang istriku di setubuhi Rian, membuatku mengurungkan hasrat buat mendatangi mereka, mataku tidak berkedip memandang adegan demi adegan., Rian tidak ingin lambat- laun membiarkan istriku istirahat, diraihnya kembali pinggang istriku serta dibaliknya, kemudian dinaikan sehingga posisi badan istriku jadi nungging. Dengan kedua lutut bertumpu pada kasur, rian memusatkan kontolnya ke Miss V istriku“…aughhh..” istriku menjerit pelan kala Kontol Rian kembali merambah vaginanya…


Saya percaya dalam hati Rian serta Istriku berkecamuk bermacam benak, istriku berkali kali menghasilkan kontolku dari mulutnya serta mengatakan lirih…“…maafin saya ya…” tetapi saya langsung menyodorkan kembali kontolku ke mulutnya tanpa menghasilkan sepatah kata pun… hingga kesimpulannya rian hadapi orgasme dengan melolong…”…Ohhhhh….” Nampak pantatnya memencet kokoh sehingga kontolnya amblas kedalam Miss V istriku dengan menyemprotkan mani di dalamnya…


Sehabis rian memperoleh orgasmenya, Istriku mengambil alih posisi, ia naik ke atasku serta mulai mengocok penisku dengan vaginanya dalam posisi duduk, nyatanya istriku mau membagikan kepuasan kepadaku. Gerakannya yang binal serta penuh nafsu membuatku merasakan kenikmatan yang belum sempat didapatkan lebih dahulu, Sedangkan kulirik Rian termenung dengan wajah ketakutan, kesimpulannya istriku memperoleh orgasme keduanya bertepatan dengan semprotan spermaku di vaginanya yang jadi semprotan kedua malam ini…


Jam 8 pagi kami seluruh sudah terbangun, Tidak terdapat sepatah kata juga keluar dari mulut Rian… tetapi istriku kesekian kali memohon maaf padaku, sementara itu saya telah menanggapi jika saya memaafkannya… hingga kesimpulannya atmosfer mencair sehabis saya bicara kepada mereka berdua kalau saya tidak mempermasalahkan peristiwa tadi malam..


Para pembaca sekalian… cerita diatas betul- betul terjalin, namun dengan alibi privacy aku terencana memodifikasinama pelakon serta nama kota… saya serta istriku terkadang masih melaksanakan seks threesome dengan Rian. terkadang Rian bawa sahabat wanitanya buat bergabung bersama kami, kondisi itu bersinambung hingga saat ini…



Sabtu, 31 Januari 2026

Pulang Sekolah Mesum Bersama Saudara Sendiri

    



Berupaya mengingat ingat lagi memory peristiwa lenyap perjaka gua. Kira kira itu tahun 2011 dimana dikala itu usia gue masih 17 tahun. Hari hari kulewati ngegym semacam biasa hingga kala hari yang gue ga sempat mimpikan dateng. Ya ia merupakan tante neny. Jadi dahulu semasa smp gue kerap banget nginep drmh temen gw sang radit. Berhubung sang tante ini statusnya janda, jadi ia pintar menjaga diri. Badan yg tdk sangat besar kisaran 155cm dengan toked kisaran 36B membuat gue yg baru puber kala smp itu senantiasa konak serta tiap tante memakai daster malem malem. Gue senantiasa coli di toilet sembari menciumi aroma cd nya. Skip skip tidak terdapat aktivitas exe cuma prosesi virtual sex aja di benak 


Sebenernya disini gue uda pengen menyudahi buat tidak melanjutkan tahap kedua cardio sebab kaki gue uda berasa ingin patah. Gue type yg giat ngegym tetapi kaya biasa laki laki muda pada biasanya gue fokus di gedein tangan dada serta punggung aja. Nyaris senantiasa skip leg Day serta cardio sebab bagi gue, tubuh gue lumayan kurus. Muka nya tuh mirip mirip sama artis hongkong cecillia cheung tp ini bisa jadi tipe kw nya. Sehabis beres dokter cardio, gue luangkan lg ngbrol dgn sang tante. Nyatanya sepanjang ini kita satu gym serta ia ini senantiasa dateng jam 7 pagi utk gym serta sebab gue pada dikala itu masih sekolah gue senantiasa dateng sore ataupun malem walhasil ga sempat ketemu serta kebetulan ini pekan jd gue dateng pagi krn malming kmrn gue gak tidur sampai larut malam nyatanya cukup dalam hati gue, gue bs dapet imajinasi sex tante neny ibarat nya nostalgia smp kerap imajinasi mamanya radit bisa jadi puluhan x. Sebab wangi aroma cd sisa tante ini masi membekas di otak gue. 


Jujur gan pada dikala itu gue masih perjaka serta ga sempat kepikiran kalau gue hendak meniduri ia sesuatu hari. Jd sasaran gue centimeter bs hanya bergesekan aja sama tante neny.


Hingga pada sore saya chat sang tante. Gram: sore tan, tante jd gym gak hari ini? Saya uda otw ke situ nih. N: jadi donk gus, kilometer jd kan PT in tante, tangan tante uda mulai kendur nih bisa jadi sebab tante uda lumayan berusia kali ya. Gram: buset tan, jika kaya tante aja udah kendur gmn yg lain tante, jujur jika orang ga tahu bisa jadi hendak mengira tante masih wanita mana tante sexy lg( saya sembari muji serta merayu berharap ia seneng pula) N: ah bs aja kilometer gus, yawis tante nyetir dahulu ya. Seee u sembari kasih emo cium. Gram: alamak bawah gue benak mesum dikasih emoticon kiss aja uda ngaceng an lg gue gan. Tp ane sukses nahan napsu buat nyoli sebab kemaren uda 2 ronde virtual dgn body tante neny.


Ah kilometer bs aja loh gus, tante ni uda tua tp wajib pandai rawat diri supaya masih d lirik org gus. Gram: buru buru saya menawarkan utk ngecek tangan nya kemudian ak izin utk mijat tangan yg ktnya keseleo. Saya sempat sedikit belajar dokter temen gym yg sempat hadapi perihal yg sama Mulai saya pijet, sumpah gan halus bgt ga terdapat kerutan sama sekali. Kemudian sesekali saya pura pura pijit agak jauh supaya terserang ketiak ia yg basah keringat. Sedikitpun ga jijik malah jd agak sange, kemudian semacam ia agak kesakitan cocok saya tekan luruskan urat yg keseleo jd agak d tarik tangannya sehingga tgnku memegang sedikit buah dada tante neny. N: nah agak enakan gus, tp kayaknya ga bs d lanjut lg ni masih agak sedikit sakit.


Gue kaget banget bukan seneng tp melainkan deg deg an ini awal x nya dlm hidup megang paha cewe. Sampe gw centimeter diem kaya batu megang paha nya gak d elus elus. N: nah kan cupu kilometer gus pegang nya aja kaku, tidak diragukan kilometer perjaka gus. Gram: ak centimeter diem aja pura pura ga amati tante. Saya juga mengiyakan buat ngurut sang tante. Kemudian ia balik dgn bawa minyak zaitun dgn memakai daster d atas lutut. Anjing gan gue bener bener sange. Gua percaya banget sang tante ga pake BH serta tentu ga pake cd sebab daster ia lumayan ketat serta tidak terdapat garis celana dalam. Oke gan lanjut nanti ane wajib balik kerja lagi


Kesimpulannya beres, gue langsung tuncep balik ke arah rmh tante neny. Tetapi kayaknya kondisi tidak berpihak ke gue. D depan rmh nya terdapat parkir alphard gelap dgn bodyguard serta begitu gue ingin melangkahkan kaki. Hp gue berdering serta gue liat layar nyatanya sang tante nelp gue. Serta mengatakan buat membatalkan tahap pijat sebab terdapat tamu. Fakkkkkkk, mendadak gue kesel sekesel nya. Bisa jadi gue jd anak durhaka tetapi untuk gue yang memanglah masi perjaka serta belom sempat megGnng megang cewe ini suatu yg bener bener parah terlebih gue uda maniak banget nyoli. Dengan sedikit jengkel gue kembali ke rmh serta berfikir keras gimana triknya supaya gue bs tetep ngurut body tante neny. Kesimpulannya jam menampilkan jam 10 malem. Tp malah lemes banget ini tubuh. Tante rehat dahulu ya. Nanti lusa kita coba tahap kedua PT ya. Gram: dalam hati gue mengatakan anjing bener tebakan gue tadi tentu om om pacarnya tante neny yg ngentot in ia terus. Secara ia uda menjanda 3 tahunan tentu terdapat om om yg ngentot in ia terus secara body ia semlohai, tubuh putih lembut serta pula muka menawan dimensi early 40. Terpaksa malam ini gue wajib coli lg serta lagi, sembari mandangin titit gue. Nyatanya kalian masi wajib perjaka malam ini nak……..

Jumat, 30 Januari 2026

Pacar selingkuh sampai hamil

   

 


Cerita ini terjalin sebagian waktu yang kemudian. Seluruhnya bermula kala penerimaan mahasiswa baru di kampusku. O iya, saya merupakan salah satu mahasiswa di salah satu akademi besar ternama di kotaku. 


Pada hari kedua orientasi pengenalan kampus, saya berkenalan dengan seseorang mahasiswa baru yang bernama Reny serta berasal dari luar pulau. Anaknya imut- imut, manis serta lucu, membuatku sangat tertarik kepadanya. Bermacam metode juga kucoba buat melaksanakan pendekatan, sehingga sukses menjadikannya pacar.


Pendek cerita, sehabis 2 bulan pacaran saya mengajak ia jalan- jalan ke rumahku yang kebetulan lagi kosong. Sehabis hingga di rumah, kami menceritakan sebentar, mulai dari hal- hal yang berbau kampus sampai memegang permasalahan seks. Nyatanya dia melayaniku dengan semangat, hingga pikiranku juga melayang ke hal- hal yang tidak- tidak. Lambat- laun kudekatkan tubuhku padanya dengan hati- hati, khawatir siapa ketahui ia menolak. Diluar dugaan, ia tidak menjauh, hingga kucoba lebih jauh lagi dengan metode menciumnya. Nyatanya ia membalas kecupanku dengan penuh nafsu. Saya jadi lebih berani lagi.


Saya berupaya buat membuka pakaian serta celana panjang yang dia gunakan. Ohh betapa indahnya wujud badannya kala kulihat cuma memakai penutup buah dada serta celana dalam putihnya. Saya juga tidak tahan lagi, sembari mengulum bibirnya yang basah, saya juga membuka segala pakaianku. Ia kaget serta takjub kala memandang batang kemaluanku yang besar sudah tegang.


Sehabis bersih dari cairan mani serta cairan kewanitaannya, saya juga mengecup bibirnya dengan hangat. Kami kembali melaksanakan percintaan sembari berpelukan di dasar lantai. Tidak terasa kami juga tertidur pulas.


Sehabis terbangun, saya memandang Reny masih tertidur pulas di lantai. Saya duduk sebentar di kursi. Seketika saya teringat pengalaman masa kemudian dikala saya berusia 15 tahun. Saya memiliki seseorang tante yang bernama persis dengan nama pacarku ini. Ya, nama tanteku pula Reny. Waktu itu saya serta tante tinggal serumah, sebab bapak serta ibuku lagi keluar kota buat mengurus pernikahanpamanku.


Tengah malam saya terbangun sebab tidak tahan hendak serbuan nyamuk yang tidak ketahui diri itu. Saya berputar ke arah tanteku serta memandang ia tertidur pulas sekali. Sebab kamar itu cuma diterangi lampu pijar 10 watt, hingga samar- samar saya bisa memandang badan molek tanteku yang terbaring memicu. O ya, meski telah berusia 26 tahun, tanteku memiliki wajah yang masih sangat muda serta menawan. Entah sebab nafsu, saya memberanikan diri mendatangi tanteku. 


Saya berupaya mengintip serta memandang gundukan kecil dari balik celana dalamnya. Ah, betapa saya mau memandang yang terdapat di balik celana dalam itu.


Seketika tanteku terbangun,“ Hei.., apa yang kalian jalani..?”


Sebab kaget, saya juga menanggapi asal- asalan,“ Tadi saya memandang tikus tante..”


Tante Reny menjerit sembari memelukku,“ Ahh.., dimana tikusnya..?”


Sembari terbata- bata sebab gugup, saya menanggapi kalau tikusnya telah lari. Saya juga kembali ke tempat tidur serta kesimpulannya tertidur pulas sampai pagi hari.


Malam harinya saya terencana tidak tidur supaya dapat mengambil peluang semacam malam lebih dahulu. Serta dikala itu juga datang. Pas tengah malam, dikala kulihat tanteku tertidur pulas, saya mengendap ke tempat tidurnya serta berupaya mengintip. Sembari membayangkan yang tidak- tidak, saya tidak menyadari kalau celanaku telah merosot turun. Ya, tanteku nyatanya tidak tidur.


“ Masih belum tidur, De..?” tanyanya.


Saya juga sadar sebab tenyata tante Reny memegang batang kemaluanku serta mengatakan,“ Wah.., telah besar yaa..?”


Tidak cuma itu saja, sebab setelah itu tanteku bagun dari tempat tidurnya serta langsung mengulum kemaluanku yang telah jelas berdiri dengan tegaknya. 


“ De.., mari naik..! Tante ketahui kok kalian pula mau kan..?” katanya manis berupaya membujukku.


Saya juga naik serta tanteku membimbing batang kemaluanku yang dikala itu masih belum sangat besar masuk ke dalam liang kewanitaannya sembari mengerang.


“ Mari.. De.., kalian tentu dapat. Jangan diam begitu dong..! Gerakkan maju mundur. Ayoo, yahh.. begitu.., ahh lezat De..!” katanya kesetanan.


Betul- betul saya berupaya mengerahkan seluruh kekuatan serta kemampuan yang kudapat dari sebagian kali menyaksikan film porno buat menerapkannya pada perbuatan kami itu.


“ Terus De.., terus.., tante merasa lezat..!” katanya menyanjung goyangan tubuhku serta rudalku yang berupaya memuaskan gairah kenikmatan tanteku.


“ Wah.., belum apa- apa telah keluar. Tetapi tidak apa- apa.., normal kok untuk pendatang baru..”


“ O ya.. tante.., wajarnya berapa lama baru air sperma keluar..?” tanyaku tanpa malu- malu lagi.


“ Satu jam..” katanya sembari tersenyum simpul.


Kami terus saja melaksanakan perihal itu dalam bermacam berbagai style. Saya pasti saja menikmatinya, sebab itu ialah pengalaman seks pertamaku.


Sehabis malam itu, kami sebagian kali melaksanakan ikatan seks hingga energi tahanku betul- betul terbukti. Kami melaksanakan antara lain di kamar mandi, kursi serta pasti saja kamar tanteku. Memanglah saat- saat bersama tanteku dahulu, ialah kenangan yang indah buat kehidupan seksku.


Saya terus saja melamun hingga kudengar suara Reny menegurku,” Kak.., antarkan saya kembali..!” katanya sembari merangkul diriku.


“ Eh, Reny.., kalian telah bangun..?” tanyaku terbata- bata sebab kaget.


“ Kak.., lain kali kita buat lagi yaa..?” pintanya manja.


“ Iyalah.., nanti. Enakkan..?” tanyaku lagi.


“ Iya.. Kakak hebat mainnya, Reny hingga ketagihan..!“ Iya dong.., siapa dahulu..!” balasku pula sembari mencium keningnya.


Setelah itu saya juga mengantar Reny kembali serta tersenyum puas.


Kamis, 29 Januari 2026

Cerita Hot Dewasa Selingkuh Dengan Ibu Enna Yang Cantik

   



Cerita Sex

Dengan sedikit agak ragu pula kudekatkan bibirku mendekati bibirnya. Cup.. dengan begitu lembutnya saya merasa kelembutan bibir itu. Aduh lembutnya, dengan cekatan saya telah menarik badannya ke rangkulanku, dengan sedikit agak bernafsu kukecup lagi bibirnya. Dengan sedikit terbuka bibirnya menyongsong dengan lembut.


Kukecup bibir bawahnya, eh.. tanpa kuduga ia balas kecupanku. Peluang itu tidak kusia- siakan. Kutelusuri rongga mulutnya dengan sedikit kukulum lidahnya. Kukecup,“ Aah.. cup.. cup.. cup..” ia pula mulai dengan nafsunya yang membara membalas kecupanku, terdapat dekat 10 menitan kami melaksanakannya, tetapi kali ini ia telah dengan mata terbuka. Dengan sedikit ngos- ngosan seperti habis kerja keras saja.

“ Aah.. jangan panggil Bunda, panggil Enna aja ya!


Kubisikkan Bunda Enna,“ Enna kita ke kamarku aja ayo!”. 

Dengan sedikit agak kaget pula tetapi tanpa perlawanan yang berarti kutuntun ia ke kamarku. Kuajak ia duduk di tepi tempat tidurku. Saya telah tidak tahan lagi, ini saatnya yang kutunggu- tunggu. Dengan lama- lama kubuka kacing bajunya satu persatu, dengan lahapnya kupandangi badannya. Ala mak.. indahnya badan ini, kok tidak terdapat sih pria yang kepengin buat mencicipinya. Dengan sedikit membungkuk kujilati dengan telaten.


Cerita Sex

Pertama- tama belahan gunung kembarnya.“ Ah.. ssh.. terus Ian”, Bunda Enna tidak tabah lagi, BH- nya kubuka, terpampang telah buah kembar yang montok dimensi 34 B. Kukecup ganti- gantian,“ Aah.. ssh..” dengan sedikit agak ke dasar kutelusuri sebab dikala itu ia pas memakai celana pendek yang kainnya agak tipis serta celananya pula tipis, kuelus dengan lembut,“ Aah.. saya pula telah mulai terangsang.


Kusikapkan celana pendeknya hingga terlepas sekalian dengan celana dalamnya, hu.. cantiknya gundukan yang mengembang. Dengan lembut kuelus- elus gundukan itu,“ Aah.. uh.. ssh.. Ian kalian kok pintar sih, saya pula telah tidak tahan lagi”, sesungguhnya memanglah ini merupakan pendatang baru untuk saya, eh warnanya Enna pula telah kepengin membuka celanaku dengan sekali tarik aja terlepas telah celana pendek sekalian celana dalamku.“ Oh.. besar amat”, katanya. Kira- kira 18 centimeter dengan diameter 2 centimeter, dengan lembut ia mengelus zakarku,“ Uuh.. uh.. shh..” dengan teliti saya berganti posisi 69, kupandangi sejenak gundukannya dengan tentu serta lembut.


Saya mulai menciumi dari pusarnya terus turun ke dasar, kulumat kewanitaannya dengan lembut, saya berupaya memasukkan lidahku ke dalam lubang kemaluannya,“ Aah.. uh.. ssh.. terus Ian”, Enna mengerang.“ Saya pula lezat Enna”, kataku. Dengan lembut di lumat habis kepala kemaluanku, di jilati dengan lembut,“ Assh.. oh.. ah.. Enna terus sayang”, dengan lahap pula kusapu seluruh bilik lubang kemaluannya,“ Aahk.. uh.. ssh..” dekat 15 menit kami melaksanakan posisi 69, telah kepengin berupaya yang namanya bersetubuh. Kurubah posisi, kembali memanggut bibirnya.


Cerita Sex


Telah terasa kepala kemaluanku mencari sangkarnya. Dengan dibantu tangannya, ditunjukan ke lubang kewanitaannya. Sedikit demi sedikit kudorong pinggulku,“ Aakh.. sshh.. pelan- pelan ya Ian, saya masih perawan”, katanya.“ Haa..” saya kaget, benar rupa- rupanya ia masih suci. Dengan sekali dorong lagi telah terasa licin. Blesst,“ Aahk..” teriak Enna, kudiamkan sebentar buat melenyapkan rasa sakitnya, sehabis 2 menitan lamanya kumulai menarik lagi batang kemaluanku dari dalam, terus kumaju mundurkan.


Bisa jadi sebab baru awal kali cuma dengan waktu 7 menit Enna..“ Aakh.. ushh.. ussh.. ahhkk.. saya ingin keluar Ian”, katanya.“ Tunggu, saya pula telah ingin keluar akh..” kataku. Seketika mengencang telah lubang kemaluannya menjepit batang kemaluanku serta terasa kepala batang kemaluanku disiram sama air surganya, membuatku tidak kokoh lagi memuntahkan..“ Crot.. crot.. cret..” banyak pula air maniku muncrat di dalam lubang kemaluannya.“ Aakh..” saya lemas habis, saya tergeletak di sampingnya.


Dengan lembut ia cium bibirku,“ Kalian menyesal Ian?” tanyanya.“ Ah tidak, kitakan bersama ingin.” Kami cepat- cepat berberes- beres biar tidak terdapat kecurigaan, serta semenjak peristiwa itu saya kerap bermain cinta dengan Bunda Vivien perihal ini pasti saja kami jalani bila di rumah lagi hening, ataupun di tempat penginapan apabila kami telah lagi kebelet serta di rumah lagi ramai. semenjak peristiwa itu pada diri kami berdua mulai bersemi benih- benih cinta, serta saat ini Bunda Vivien jadi pacar gelapku. Cerita Hot Dewasa