
Cerita ini berawal dari tahun 2023, dikala itu gw masih berumur 19 tahun, lagi melaksanakan praktek kerja lapangan di salah satu hotel di Bandung.
Oia…. nama gw indra. PKLnya oleh personalia hotel, gw ditempatkan di bagian front office selaku receptionist.
Umurnya dikala itu 28 tahun, telah menikah tetapi belum dikaruniai seseorang anakpun. Wajah teteh tidak sangat menawan, namun good looking( semacam mayoritas typikal seseorang perempuan priangan). Dimensi dadanya lagi tetapi padat, namun pinggulnya penuh( body gitar kalee).
Yang sangat gw suka dari teteh merupakan tidak semacam mayoritas wanita pada biasanya yang bahagia bergosip ria, teteh tidak banyak bicara. Bila berdialog tutur katanya sangat halus, pelan tetapi sangat tegas, serta sangat dihormati oleh bawahannya. Bila berakhir bertugas( lepas uniform) pakaiannya juga sopan serta tertutup, senantiasa mengenakan celana panjang.
Cerita Sexs ABG Sepanjang gw PKL, teteh sangat banyak menolong. Bila dalam satu shift cuma kita berdua, gw terang- terangan bicara sama teteh kalo gw suka sama teteh.
“ Teh… kalo putus sama sang Akang, mendatangi saya yah” gw senantiasa menggoda. Serta teteh cuma tersenyum.
2 bulan setelah itu teteh di mutasikan ke Sales Markering Dept. bertepatan dengan selesainya PKL gw. 2 pekan seterusnya, sehabis meng- collect data- data ataupun bahan- bahan buat makalah di kampus, gw pamit sama teteh.
“ Gak papa ndra… teteh bahagia dapat bantu kalian. Kapan kembali ke Jakarta?”
“ Esok” sahutku.
“ Bareng aja sama teteh. Esok teteh dinas ke Jakarta, bisa tugas buat sales call sepanjang 3 hari di Jakarta… naik mobil kantor”
Besoknya gw kembali ke Jakarta turut sama teteh, naik mobil espass. Gw di depan sama sopir, teteh sendirian di balik. Sepanjang di ekspedisi kami ngobrol, tiap kali gw nengok ke balik( dikala ngobrol) yang nampak merupakan kaki teteh yang putih lembut dengan betis yg sangat ranum( slurupp). Terkadang bila ia merubah posisi duduknya, nampak paha mulusnya( duh… kecian neeh adik gw, mencuat/ melengkung di sangkarnya)
Pendek kata kami datang di hotel jam 16. 00( dikala itu ekspedisi Bdg- Jkt memakan waktu kl 4 jam).
Sehabis seluruh lagguagenya teteh telah gw taro di lemari, gw langsung pamit..
“ Nih… satu kecupan di kening” kata teteh sembari kecup kening gw. Sekali lagi tubuh gw menggigil, bau tubuh khas perempuan, membuat libidoku naik. Serta tanpa basa basi kucium bibirnya. Teteh melonjak kaget, serta meronta- ronta.
Cerita Sexs ABG Ngentot Kala PKL Di Hotel
Teteh menarik pantatnya serta menarik gw ke tempat tidur. Badan teteh terlentang, kedua kakinya dibuka lebar.
“ Mari… ndra… mari masukin… kilat”
Gw mulai merambah badannya…. mulut kami berpagutan serta lidah kami silih membelai.
“ ooohh… ndra…. sssshh…. ohhh….
Sembari terus meremas serta kadang- kadang menggigit putingnya… gerakan gw juga terbawa liar.
“ ndra…. kocok teruzzzz ndra…. teteh ingin keluar”
Gw kian memesatkan tempo serta agak agresif.
“ ohhh… ooohh…. ndra…. yang keras…ndra”
Cerita Sexs ABG Setelah itu kurasakan sensasi yang luar biasa, kayaknya kami hendak menggapai bersama- sama, serta Ooooh…. CRett.. crett…. cret…. seperma gw muncrat didalam kemaluannya teteh. Bertepatan dengan terdengarnya jeritan kenikmatan dari mulut teteh“ Ndraaaa…. ooh… ohhhh”.
Semenjak dikala itu, gw gak sempat lagi berjumpa dengan teteh, apalagi komunikasi via telponpun gak sempat. Bila ditelpon ke kantornya… senantiasa menjauh. Bermacam maca pesan juga tidak sempat dibalasnya. Kesimpulannya gw nyerah serta berupaya buat melupakan teteh.
7 tahun setelah itu, tanpa diprediksi gw berjumpa teteh dalam sesuatu seminar di Jakarta. Warnanya teteh telah lama tidak bekerja di hotel. Teteh masih semacam yang kukenal 7 tahun yang kemudian. Teteh yang kalem serta tidak banyak bicara. Teteh yang tidak sempat meninggalkan senyum khasnya.
“ apa khabar ndra? Berapa tahun yah kita tidak berjumpa?”
“ Teteh sendiri bagaiman khabarnya?” gw malah balik bertanya.
Iiihh… gemes banget deh( dalam hati gw). Adik gw dapat mencium bau yg sempat dikenalnya, sebab mendadak itu pula langsung bangun.
Disela- sela coffee break serta lunch, kami banyak menghabiskan waktu desigram obrolan- obrolan yang ringan, sembari menanyakan aktivitas tiap- tiap, tanpa menyinggung peristiwa di kamar hotel itu.
Teteh dahulu… lain dengan teteh saat ini, kalo dahulu masih mengenakan style convensional, tetapi saat ini……..
Gw menggerinjal kenikmatan, alasannya batang gw telah dalam genggamannya serta keluar masuk bibirnya yang mungil. Terkadang di sedot, kadang2 dijilatinya.
Cerita Sexs ABG 10 menit lalu… posisi kami berganti. Masih rebahan di tempat tidur…. teteh membelakangi gw…. serta gw penetrasi dari balik. Tangan gw meremas- remas serta memelintir putingnya teteh. Ubah posisi lain ndra” Gumam teteh sembari membebaskan adik gw. Setelah itu Teteh menungging…. tanpa disuruh gw masukin kemaluannya teteh. Bermacam berbagai gaya udah kita cobain.
“ Mari ndra…teteh udah gak tahan… pengen keluar” erangnya.
Teteh terlentang, kakinya dibuka lebar- lebar. Batang gw telah masuk ke dalam kemaluan teteh. Kian lama kian liar….. serta kian tidak terkontrol.
Serta kesimpulannya…. Ahhhhh…. Crett…cret…cret. Semprotan air sperma gw begitu kuatnya… sampai membuat teteh menjerit kenikmatan… sebab bersama- sama menggapai puncak asmara. Badan kami terkulai lemas diatas tempat tidur….. Tidak puas- puasnya gw mencium bulu- bulu halus dibawah ketiak teteh. Sehabis mandi… kami turun ke coffee shop buat makan. Berakhir makan tanpa membuang waktu kami kembali ke kamar……. sembari berjalan bergandengan, teteh membisiki gw…..“ Ndra….. teteh gak pake celana dalam…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar